Suara Denpasar – Dua orang korban tabrak lari mengalami retak tulang atau patah tulang serius. Diduga ditabrak mobil honda BRV berplat B 1950 W**, di jalan Siligita, Benoa, Badung, Bali sekitar pukul 16.00 WITA, Senin (6/11) pemain.
Kedua korban atas nama Irwan Eko Siswanto (35) asal Jember, Jawa Timur dan Mohammad Minanur Rahman (19) asal Rembang, Jawa Tengah. Keduanya bekerja sebagai teknisi AC di Bali.
Kerabat korban, Syaiful Ikhsan menceritakan bahwa kedua korban menggunakan sepeda motor ke arah jalan Siligita untuk bekerja. Di tanjakan jalan tersebut, mobil honda BRV berplat B 1950 W** yang diduga sebagai pelaku tabrak lari tersebut oleng dari arah berlawanan dan langsung menghantam sepeda motor yang ditumpangi para korban di sisi kiri jalan.
“Si korban ini naik sepeda motor berdua ke arah jalan Siligita itu, pas di tikungan itu ada mobil BRV warna putih atau silver itu sudah oleng dari atas dan langsung menabrak sisi kanan dari depan,” ujar Ikhsan, Selasa (7/11/2023).
Kaki bagian kanan dari kedua korban mengalami patah tulang yang cukup serius. Pengendara motor (korban) patah tulang paha dan tulang kering, sementara yang dibonceng juga mengalami patah tulang paha.
“Yang bawa motor patah tulang paha bagian kanan itu sudah putus sampai keluar tulangnya dan tulang kering patah. Yang belakang (penumpang) patah tulang paha juga,” terangnya.
Saat ini korban Eko Siswanto (35) sedang dirawat di Rumah Sakit Sanglah, Denpasar sementara korban Mohammad Minanur Rahman sudah diberangkatkan ke kampung halaman atas permintaan keluarga.
“Yang joki saat ini masih di rawat di RS Sanglah, semalam sudah operasi dari jam 2 selesai jam 6 pagi dan saat ini sedang observasi di ruangan khusus. Untuk korban penumpang sama pihak keluarga minta tolong untuk langsung dibawah ke Rembang untuk dirawat oleh pihak keluarga di sana,” sambung Ikhsan.
Sebagai kerabat korban, Ikhsan berharap Polisi dapat segera menemukan pelaku tabrak lari tersebut agar dimintai pertanggungjawaban. Kasus ini sedang ditangani Polresta Denpasar.
”Semoga cepat ditemukan si penabrak ini biar bisa dilakukan pertanggungjawaban untuk para korban juga,” harapnya.
Polresta Denpasar membenarkan kejadian tersebut, saat ini kasusnya dalam penyelidikan.(Rizal/*)