Depok.suara.com, Fan meeting pertama STAYC yang bertajuk STAY COOL PARTY yang sebelumnya dijadwalkan akan digelar pada 13 Agustus mendatang terpaksa ditunda lantaran ada lima anggota yang terpapar COVID-19.
Hal tersebut juga diumumkan langsung oleh HIGH-UP Entertainment selaku agensi dalam sebuah pernyataan resmi secara tertulis.
Dalam pernyataan resminya, HIGH-UP Entertainment mengungkapkan bahwa lima anggota STAYC yang terdiri dari Sumin, Sieun, Isa, dan Seeun telah didiagnosis dengan COVID-19.
"Anggota STAYC dites negatif melalui alat tes mandiri yang mereka gunakan sebelum menghadiri jadwal mereka," katanya, seperti dikutip soompi.
Namun, pada pagi hari ini, Sieun mengalami sakit tenggorokan ringan dan menggunakan alat tes mandiri lainnya, yang hasilnya positif. Oleh karena itu, ia menjalani tes antigen cepat dan didiagnosis dengan COVID-19.
Anggota lainnya dites negatif melalui alat tes mandiri, tetapi Sumin, Isa, dan Seeun dinyatakan positif pada tes antigen cepat yang mereka lakukan terlebih dahulu.
Padahal, Semua anggota telah menyelesaikan vaksinasi ketiga mereka, dan selain sakit tenggorokan, keempat anggota tidak menunjukkan gejala tertentu. Mereka menerima perawatan di rumah sesuai dengan pedoman otoritas kesehatan.
"Oleh karena itu, kami menginformasikan bahwa fan meeting pertama STAYC yaitu STAY COOL PARTY yang dijadwalkan pada 13 Agustus akan ditunda untuk sementara," terang Agensi.
Saat ini, lanjut Agensi, kami sedang meninjau status kesehatan artis dan penundaan acara, dan kami akan segera memberi tahu Anda tentang acara tersebut dan tiket yang dibeli setelah peninjauan.
Kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang mendalam kepada para penggemar, yang membuat reservasi untuk mengantisipasi acara ini, atas penyesalan dan ketidaknyamanannya.
"Kami akan memantau kesehatan artis terlebih dahulu dan segera membuat pengumuman lain," katanya.
Agensi akan mempertimbangkan kesehatan artis sebagai prioritas utama kami, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk perawatan dan pemulihan mereka.
"Kami akan sepenuhnya mengikuti pedoman otoritas kesehatan pemerintah dan bekerja keras untuk keselamatan semua orang," pungkasnya.