Depok.suara.com - Stoikisme merupakan ajaran filsafat yang menjelaskan bagaimana cara bersikap hidup. Stoikisme mengajarkan kita untuk jangan terlalu peduli dengan hal-hal yang tidak bisa kamu kontrol, seperti omongan oran lain terhadap kamu.
Kamu hanya perlu fokus pada hal-hal yang bisa kamu kontrol. Nah salah satu karakter One Piece yakni Zoro, ia merupakan contoh penganut filsafat Stoikisme.
Hal itu terbukti, dalam One Piece, Zoro bersikap tidak memperdulikan pendapat orang lain mau bagaimana orang lain memandang dia seperti apa Zoro tidak memperdulikannya. Zoro dipandang sebagai orang yang sangat jahat, namun kenyataannya tidak seperti itu.
Hal itu terbukti ketika pertama kali Zoro di perlihatkan dan tertangkap untuk eksekusi. Sebenarnya, ia menyelamatkan seekor anjing yang kelaparan, namun dia tidak menceritakannya.
Selain itu, Stoikisme itu cabangnya banyak bicara soal mimpi dan ambisi juga, Zoro memiliki ambisi dan mimpi yang sangat kuat.
Dia memiliki dua ambisi terbesar yakni menjadi pendekar pedang nomer satu dan menjadikan Luffy sebagai raja bajak laut. Ternyata menjadikan Lutfi raja bajak laut itu merupakan prioritas utama.
Pada akhirnya Zoro merupakan gambaran sosok manusia yang rela mengorbankan dan menunda mimpinya demi satu hal yang lebih penting buat dia.
Sikap itu ada di filsafat Stoikisme yang dinamakan Dikotomi Kendali, yaitu ada hal-hal dalam hidup ini yang bisa kendalikan "Faktor Internal" dan yang tidak bisa kita kendalikan "Faktor Eksternal".
Baca Juga: Siap-siap, Pelajar yang Terlibat Tawuran Akan Dikeluarkan dari Sekolah