Rusia Tidak Mengalami Krisis Meski di Gempur Sanksi Eropa, Begini Caranya

Suara Depok

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:59 WIB
Rusia Tidak Mengalami Krisis Meski di Gempur Sanksi Eropa, Begini Caranya
Presiden China, Xi Jinping, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada tahun 2014. (ALEXEI NIKOLSKY / RIA-NOVOSTI / AFP)

Depok.suara.com - Serangan Rusia ke Ukraina telah memasuki bulan ke-8. Namun sanksi demi sanksi yang dikeluarkan Barat tak terlalu efektif. Sehingga, negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin itu tak kunjung mengalami krisis seperti negara-negara lain.

Tak seperti negara-negara di Eropa, Rusia tidak bergantung pada negara lain untuk memenuhi energi gasnya sendiri. Sebaliknya, Kremlin memproduksi energinya sendiri dan menjadi pengekspor utama bagi banyak negara di blok Biru tersebut.

Akibatnya, 'suara' Eropa terkait sanksi Rusia terbelah. Hungaria menjadi salah satu negara yang menyatakan tidak dapat mendukung rencana sanksi putaran kedelapan Uni Eropa (UE) terhadap Rusia atas serangannya ke Ukraina, apalagi jika sanksi itu terkait energi.

Hal ini disampaikan kepala staf Perdana Menteri Viktor Orban pada akhir September lalu. Orban sendiri telah menjadi kritikus vokal dan mengatakan bahwa sanksi UE telah menjadi bumerang, di mana sanksi menaikkan harga energi dan memberikan pukulan bagi ekonomi Eropa sendiri.

"Hungaria telah melakukan banyak hal untuk mempertahankan persatuan Eropa tetapi jika ada sanksi energi dalam paket tersebut, maka kami tidak dapat dan tidak akan mendukungnya," kata kepala staf, Gergely Gulyas dalam sebuah pengarahan, dikutip dari Reuters, Jumat (7/10/2022).

"Kami sedang menunggu daftar sanksi final yang lengkap dan kemudian kami dapat merundingkannya. Hungaria tidak dapat mendukung sanksi energi."

Pemerintah Hungaria juga sedang dalam pembicaraan dengan Komisi Eropa untuk mengamankan miliaran euro dalam dana UE yang diblokir karena masalah aturan hukum. Gulyas mengatakan dia mengharapkan kesepakatan akan ditandatangani karena Budapest siap memenuhi semua komitmennya kepada komisinya.

Seperti yang diketahui, eksekutif UE tengah mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia, termasuk pembatasan perdagangan yang lebih ketat, lebih banyak daftar hitam individu, dan batasan harga minyak untuk negara ketiga.

Namun, sanksi yang diusulkan tidak termasuk langkah-langkah yang lebih keras, termasuk larangan mengimpor berlian Rusia, yang diupayakan oleh Polandia dan tiga negara Baltik lainnya.

baca juga

Untuk mencapai hal tersebut, negara-negara Uni Eropa membutuhkan suara bulat untuk menjatuhkan sanksi. Sayangnya tak semua negara setuju.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ogah Bocorkan Lawan Timnas Indonesia U-20 di Eropa, Yunus Nusi: Biar Tidak Dikira Bohong Netizen!

Ogah Bocorkan Lawan Timnas Indonesia U-20 di Eropa, Yunus Nusi: Biar Tidak Dikira Bohong Netizen!

Bola | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:25 WIB

Kemlu Pastikan WNI dalam Kondisi Aman usai Putin Umumkan Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

Kemlu Pastikan WNI dalam Kondisi Aman usai Putin Umumkan Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 13:54 WIB

Angkut 4 Astronot, Rocket SpaceX Falcon 9 Lepas Landas Menuju ISS

Angkut 4 Astronot, Rocket SpaceX Falcon 9 Lepas Landas Menuju ISS

Foto | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Jokowi akan Keliling Lagi, Untuk Tegaskan Jateng Kandang Gajah

Jokowi akan Keliling Lagi, Untuk Tegaskan Jateng Kandang Gajah

Surakarta | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:03 WIB

Review Film Enola Holmes: Pemberontakan Perempuan di Tengah Norma Sosial

Review Film Enola Holmes: Pemberontakan Perempuan di Tengah Norma Sosial

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:00 WIB

Ulasan Cold Blooded Intern: Dilema Perempuan antara Karier dan Keluarga

Ulasan Cold Blooded Intern: Dilema Perempuan antara Karier dan Keluarga

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:00 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'

Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'

Entertainment | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:53 WIB

Terungkap Motif di Balik Tewasnya Siswa SMP Lumajang: Dendam Tiga Hari karena Teguran Guru

Terungkap Motif di Balik Tewasnya Siswa SMP Lumajang: Dendam Tiga Hari karena Teguran Guru

Jatim | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:52 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

×