Polisi Dibawa Ke RSJ Setelah Coret Dinding Kantor Polisi "Sarang Pungli"

Suara Depok

Rabu, 19 Oktober 2022 | 06:45 WIB
Polisi Dibawa Ke RSJ Setelah Coret Dinding Kantor Polisi "Sarang Pungli"
FOTO DINDING MAPOLRES LUWU, SU YANG DICORET POLISI SEBAGAI BENTUK PROTES (Arsip Polres Luwu)

Depok.suara.com - Misteri pelaku corat-coret di Markas Polres Luwu, Sulawesi Selatan pekan lalu terjawab sudah. Pelakunya ternyata anggota Polres itu sendiri, seorang Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) berinisial HR. Aipda HR lah yang dengan santai pada 15 Oktober 2022 menuliskan “Sarang Pungli” dan “Sarang Korupsi” menggunakan pilox di dinding Mapolres Luwu. Selain itu, ia juga milox “Raja Pungli” di mobil patroli milik kantornya sendiri tersebut.

Akibat perbuatannya itu, kini Aipda HR dikirim untuk opname ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar yang tak lain adalah rumah sakit jiwa. Ending yang mirip plot “Shutter Island” ini tak lain karena menurut Polres Luwu, Aipda HR emang setahun belakangan mengidap gangguan jiwa. Namun, selama ini ia masih dibiarkan bekerja karena kondisinya kadang membaik.

Kapolres Luwu AKBP Arisandi mengatakan, Aipda HR pernah dirawat inap di poli kejiwaan RSUD Batara Guru, Luwu, pada Februari tahun lalu karena penyakitnya kambuh. Kontrol terakhir Aipda HR di RS tersebut terjadi pada Februari tahun ini.

“Saat mendapatkan rawat inap di Poli Jiwa RSUD Batara Guru itu, oknum ini sering mengamuk dan menolak untuk meminum resep obat yang diberikan oleh dokternya, serang beberapa waktu, oknum ini dipulangkan, dan karena kondisinya sudah membaik ia kembali bertugas seperti biasa di pos penjagaan,” kata Arisandi dilansir dari Kompas.

Kapolda Sulsel, Irjen Nana Sudjana mengatakan, gejala gangguan jiwa Aipda HR juga sudah diketahui rekan kerjanya. Kejadian mencoret dinding kantornya sendiri membuat atasan Aipda HR memutuskan menanganinya lebih serius.

"Di masjid juga demikian langsung berdiri dan teriak. Makanya kami dengan masalah ini, pada kejadian tanggal 15 Oktober kemarin, kami mengambil satu langkah untuk mengamankan yang bersangkutan," ujar Nana, Senin (17/10), dilansir CNN Indonesia.

Nana menduga, HR melakukan perbuatannya karena kecewa dimutasi. Dari semula menjabat Kepala Unit Tipikor pindah menjadi Kepala Urusan Kedokteran dan Kesehatan (Kaur Dokkes).

"Kalau kami sih malah bertanya-tanya kenapa mutasinya mengandung ironi gini," ujarnya.  

Diketahui, Aipda HR menuliskan kritiknya tersebut di dinding ruang Satlantas dan Satnarkoba. Sejak sebelum mulai corat-coret pada Sabtu siang pukul 11.00 WITA. Aipda HR sempat membuat status deklarasi di Facebooknya. Isinya, meminta kepala Kejaksaan Negeri Luwu memberantas pungutan liar di wilayah tersebut.

baca juga

“Minta tolong pak Kajari, ada sarang Pungli di Polres Luwu, tepatnya di bagian penerbitan SIM, kami disuruh bayar rata-rata pembuatan SIM-C 250-300 ribu....., padahal sesuai ketentuan pembayaran PNBP hanya 100 ribu, mohon perhatiannya pak Kajari Luwu,” bunyi status Aipda HR.

Senin kemarin (17/10) RSUD Batara Guru sudah menyatakan bahwa Aipda HR mengidap psikotik akut. Sedangkan RSKD Dadi Makassar yang kini merawat Aipda HR bilang, masih butuh waktu 2 minggu untuk menyatakan apakah benar pasien ini mengidap gangguan jiwa.

Sebenarnya kepolisian sudah tepat tidak memecat Aipda HR meski sudah setahun ada dugaan yang bersangkutan mengidap gangguan jiwa. Karena, PP 42 tahun 2010 tentang Hak Anggota Polri sudah mengatur, anggota Polri berhak mendapatkan layanan kesehatan. Justru yang tidak boleh ditiru adalah aksi Kemenkeu memecat PNS yang punya masalah mental seperti di kasus ini.

Jika memang benar Aipda HR didiagnosis psikotik oleh psikiater, Polri bisa memberhentikannya dengan hormat. Persoalan ini juga diatur PP Hak Anggota Polri, pada Pasal 14. Terlebih, kalau diberhentikan dengan hormat, Aipda HR kelak masih berhak atas hak pensiun dan hak tunjangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Mesya Thalib Jadi Selingkuhan Lalu Dilabrak Istri Sah, Ada Rekamannya!

Kabar Mesya Thalib Jadi Selingkuhan Lalu Dilabrak Istri Sah, Ada Rekamannya!

Fresh | Selasa, 18 Oktober 2022 | 21:17 WIB

Masih Dalami Motif Tindakan Asusila di Empang Kalideres, Polisi: Korban Ngaku Tak Diancam

Masih Dalami Motif Tindakan Asusila di Empang Kalideres, Polisi: Korban Ngaku Tak Diancam

Jakarta | Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:37 WIB

Istri Polisi Coba Curi Motor Warga Minta Suaminya Tak Dipecat, Polda Sumut Bilang Begini

Istri Polisi Coba Curi Motor Warga Minta Suaminya Tak Dipecat, Polda Sumut Bilang Begini

Sumut | Selasa, 18 Oktober 2022 | 19:45 WIB

Terkini

Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN

Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus

Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Hardikan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!

Hardikan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup

Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran

Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah

Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah

Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:20 WIB

3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review

3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:19 WIB

×