Depok.suara.com - Raffi Ahmad dan Nagita Slavina akhirnya turun tangan untuk menemui Baim Wong dan Paula Verhoeven. Hal ini mereka lakukan untuk menasehati pasangan tersebut soal prank kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Masih hangat dalam ingatan, Baim Wong dan Paula Verhoeven mendapat hujatan dari warganet karena melakukan prank kepada Polsek Kebayoran Baru. Mereka dinilai tidak punya empati karena mencari untung dari kejadian yang menimpa sejawatnya di dunia hiburan.
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina pun mencecarnya dengan sederet kesalahan yang dilakukan Baim Wong. Keduanya pun terlihat mencecar Baim Wong yang saat itu main ke rumah sahabatnya tersebut.
Nagita Slavina, atau yang akrab disana Gigi ini pun berkomentar pedas terhadap apa yang dilakukan Baim Wong. Menurutnya isu KDRT itu sangat sensitif dan panas. Terlebih kasusnya kini sedang bergulir, terkait KDRT yang dialami oleh Lesti Kejora oleh suaminya Rizky Billar.
Nagita Slavina dengan tegas menjelaskan kepada Baim Wony dan Paula, bahwa keduanya salah lantaran berurusan dengan kepolisian. Tak hanya itu, Baim juga dinilai memanfaatkan keadaan yang sedang panas diperbincangkan seluruh rakyat Indonesia.
"Kalau boleh tau fatalnya dimana?" tanya Baim Wong kepada Nagita Slavina, seperti dilansir dari Instagram @lambegosiip, Rabu, 19 Oktober 2022.
Lantas Nagita Slavina pun menjawabnya dengan tegas. "Pertama timing, kedua, KDRT itu isu yang berat, isu yang gak main-main. Yang ketiga berurusan sama polisi," ujar Nagita Slavina.
Tak jauh berbeda dari Nagita Slavina, Raffi Ahmad menjelaskan bahwa Baim Wong seolah tak punya rasa empati dan simpati terhadap rekannya yang sedang berurusan dengan kasus KDRT. Hal ini disayangkan lantaran Baim Wong harus langsung berkaitan dengan petuhas kepolisian, dalam membuat video prank tersebut.
"Jadi kesan rasa empati dan simpati lu tuh gak ada. Karena lagi timing, lagi rame-ramenya, kasus KDRT di kalangan teman kita juga," kata Raffi Ahmad.
Baca Juga: Kolaborasi Desainer Wilsen Willim dan Pinky Gurl Lahirkan Koleksi Berani yang Usung Tema Kebebasan
Sementara menurutnya walau maksud dan tujuan Baim Wong baik, tapi banyak pihak yang dinilai bisa menggoreng kasus itu dengan semekian rupa. Padahal isu KDRT ini untuk semua wanita di Indonesia itu adalah isu yang sensitif.
"KDRT itu bagi semua perempuan di Indonesia adalah isu yang sensitif," ujar Raffi lagi.
Terlebih Baim Wong harus membawa-bawa instansi kepolisian dalam kasus ini. Hingga akhirnya langsung dilakukan pemeriksaan oleh petugas berwajib.
"Kita tau Instansi polisi ini lagi banyak kena musibah. Jadi segala rupa sensitif juga, ya memang sih, lu kenal pak kapolseknya, kalau lagi gak berseragam lu bisa "lu gue", tapi kalau dia pakai seragam lu harus melihat dia sosok yang berbeda juga," ujar Raffi Ahmad menegaskan.