Obat Impor Diklaim Turunkan Kasus Gagal Ginjal Akut, Ini Komentar Menohok Komisi IX DPR

Suara Depok Suara.Com
Kamis, 03 November 2022 | 11:06 WIB
Obat Impor Diklaim Turunkan Kasus Gagal Ginjal Akut, Ini Komentar Menohok Komisi IX DPR
Potret ilustrasi (dok/istimewa)

Depok.suara.com, Pasca mencuatnya kasus penyakit gagal ginjal akut belakangan ini, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menyoroti perihal pembelian obat impor yang dilakukan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin lantaran diklaim dapat menurunkan kasus tersebut.

Padahal, kata Irma, pembelian obat itu belum dibutuhkan.

"Pertama karena penyebab utama penyakit gagal ginjal akut belum diketahui dan kedua pembelian obat menjadi tanda tanya di publik," ujar Irma di rapat kerja Komisi IX DPR RI, Rabu (2/11/2022).

Lebih lanjut Irma mengatakan, atas hal tersebut, bukan tidak mungkin ada prasangka, pemerintah ingin jual beli obat dengan memanfaatkan momentum penyakit gagal ginjal akut.

"Ini kan menimbulkan pertanyaan dari publik, ini mau jualan obat lagi nih?" kata Irma.

Untuk itu, Irma mengatakan, sebenarnya praduga itu bisa dihindari dengan menyikapi permasalahan dengan bijak.

"Tidak melulu harus disikapi dengan obat impor untuk menangani gagal ginjal akut yang penyebabnya bahkan belum dipastikan," terangnya.

"Nah yang begini gini jangan lah ya. Kasihan presiden kita kalau politik sudah digunjingin di mana-mana, tapi pembantu-pembantunya enggak menjaga nama baik presiden," pungkasnya.

Sebelumnya, Menkes Budi sempat mengatakan bahwa kasus gagal ginjal akut menurun drastis berkat adanya obat impor. Menanggapi itu, Irma justru meminta Menkes Budi setop membeli obat.

Baca Juga: Hari Gini Masih Banyak Lulusan SD seperti Zaman Penjajahan, Kang Dedi Mulyadi Gemes hingga Daftarkan Warga Sekolah dan Borong Seragam

Karena menurut Irma, Ia memandang pembelian obat itu menjadi aneh lantaran penyebab utama gagal ginjal sendiri sampai dengan saat ini belum dipastikan karena apa.

Karenanya, kata Irma, pihaknya  meminta Menkes bersama Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM) benar-benar mencari sebab penyakit, baru kemudian mencari obat.

"Cari dulu betul-betul apa yang menjadi sebab terjadinya kasus ginjal akut ini pada anak ini. Jangan beli obat dulu yang dikedepankan," kata Irma di rapat kerja Komisi IX dengan Menkes dan Kepala BPOM.

Lebih lanjut Irma mengatakan, pihaknya mengimbau Menkes Budi seharusnya berempati kepada para korban. Bukan justru membanggakan pembelian obat impor yang diklaim menurunkan jumlah kasus, tetapi di satu

"Jangan gitu juga kali ya. Iya dong. Orang kasusnya belum ditemukan kok penyebab yang utamanya belum ditemukan kok sudah beli obat. Terus sudah ngomong lagi dari Singapura dari sini dari sini dari sini, aduh," kata Irma.

"Tolong pak. Kita mesti memberikan empati kepada korban. Tolong cari dulu penyebab utamanya itu apa," pungkasnya.

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI