Depok.suara.com - Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang nyaman untuk dilakukan. Selain menyehatkan badan, bersepeda bisa menjadi sarana transportasi yang digunakan untuk sampai ke tujuan.
Dengan bersepeda, dapat membantu menurunkan berat badan, menguatkan otot kaki, hingga bisa menurunkan kolesterol.
Terlebih, bersepeda bisa membantu kamu untuk membentuk gaya hidup, baik dari fisik maupun mental.
Dirangkum dari laman Healthline dan materi Webinar Hari Bhakti RSUD Wates Ke-38, oleh dr Heru Yuliyanto, MMR, SpKJ, berikut merupakan manfaat dari bersepeda bagi kesehatan tubuh:
1. Membantu Menurunkan Berat Badan
Pertama, manfaat bersepeda yaitu membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, bersepeda secara rutin bisa menurunkan kadar lemak tubuh.
Selain itu, olahraga ini juga berperan untuk mendorong berat badan yang sehat (ideal). Bersepeda dengan teratur mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan pembentukan otot.
Di mana, hal ini memungkinkan membakar banyak kalori tubuh. Jadi, bersepeda memang bisa untuk mengecilkan perut buncit lho.
2. Kebugaran Badan
Tidak hanya bagus untuk menurunkan berat badan, efek bersepeda juga bermanfaat bagi kebugaran tubuh. Dalam jurnal yang diunggah di British Journal Sport Medicine oleh Solveig Nordengen, dkk, dari Western Norway University of Applied Sciences, mengungkapkan bahwa orang yang bersepeda dengan teratur akan memiliki kebugaran tubuh yang lebih baik.
3. Membantu untuk Menguatkan Otot Kaki
Manfaat dari bersepeda berikutnya yaitu menguatkan otot kaki. Pasalnya, bersepeda mampu meningkatkan fungsi keseluruhan tubuh bagian bawah yang sekaligus memperkuat otot-otot kaki (tanpa membebani sendi-sendi).
Jadi, selain menguatkan paha bersepeda juga bermanfaat untuk mengecilkan paha. Dalam hal ini, target tubuh bagian bawahnya yaitu paha belakang dan depan, glutes dan betis.
Olav Vikemon, dkk, dari Lillehammer University College dalam jurnalnya tahun 2017 di situs National Library of Medicine, menuliskan bahwa kamu juga bisa tambahkan dengan latihan angkat besi beberapa kali per minggunya, untuk membantu kaki lebih kuat saat bersepeda.
4. Membantu Perawatan Penderita Kanker dan Mengurangi Risiko Kanker
Bersepeda juga termasuk rencana perawatan tambahan untuk yang seseorang sedang memulihkan diri dari kanker. Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, bersepeda membantu membuat tubuh tetap ramping dan bugar.
Mengutip JNCI Cancer Spectrum Oxford University Press, Juhua Luo, dkk, dalam jurnalnya tahun 2019 mengungkapkan bersepeda bisa mengurangi risiko jenis kanker tertentu, termasuk kanker payudara.
5. Bersepeda Membantu Mencegah serta Mengelola Kondisi Medis
Olahraga merupakan kunci untuk mengelola kesehatan tubuh dan mencegah timbulnya berbagai masalah pada tubuh. Bersepeda menjadi salah satu cara untuk menghindari kemungkinan masalah kesehatan.
Bersepeda bermanfaat untuk mencegah beberapa masalah atau penyakit. Di antaranya:
- Masalah jantung, seperti serangan jantung dan stroke
- Tekanan darah tinggi
- Mengelola penyakit diabetes tipe 2.
6. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular
Hasil tinjauan tahun 2019 yang dilakukan oleh Solveig Nordengen, dkk, dalam National Library of Medicine, menunjukkan bahwa bersepeda dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.
Hubungannya bersepeda dengan kesehatan jantung yaitu bisa mengurangi masalah penyakit jantung, seperti risiko kardiovaskular. Kardiovaskular (CVD) merupakan sebutan untuk serangkaian gangguan yang menyerang jantung serta pembuluh darah.
7. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat
Efek bersepeda juga bermanfaat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Dalam sebuah review dari 300 penelitian mengungkapkan, bersepeda dalam ruangan memiliki efek positif pada kolesterol total.
Hal ini dibuktikan dalam jurnal tahun 2019 bertajuk Health Benefits of Indoor Cycling: A Systematic Review oleh Manuel Chavarrias, dkk. Bersepeda mampu meningkatkan kadar kolesterol baik high density lipoprotein (HDL), sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat low-density lipoprotein (LDL) dan trigliserida.
Dengan demikian, bersepeda juga berperan dalam meningkatkan kesehatan kardiovaskular serta menurunkan kemungkinan stroke dan serangan jantung.