Depok.suara.com, Kasus seorang warganet berinisial W yang menghina Dewi Perssik berbuntut panjang, pasalnya, meski telah bertemu dan mengupayakan jalan damai dan minta maaf, Dewi Perssik tetap bakal melanjutkan kasus tersebut dengan tidak mencabut laporan.
Baru baru ini W dikabarkan stres hingga depresi lantaran kasus tersebut, bahkan ketika ditemui awak media di Polres Metro Jakarta Selatan, W tak mampu berkata-kata dan hanya bisa meminta maaf kepada Dewi Perssik agar segera mencabut tuntutannya.
“Pokoknya gini, kami masih mengupayakan agar bisa dimediasikan oleh pihak kepolisian, kami juga berupaya kepada tim kuasa hukum dari saudari pelapor, supaya kita bisa baik untuk kita semua,” ujar kuasa hukum dari Winarsih, dikutip dari unggahan Instagram @insta_julid, Minggu (13/11/2022).
Sementara itu, Dewi Perssik keukeuh tetap tak bergeming dan berencana meneruskan kasus tersebut ke tahap selanjutnya lantaran khawatir dengan kondisi dan mental sang anak ketika mendengar bahwa ibunya dibilang sebagai pelacur.
Sementara, ia bekerja siang dan malam syuting untuk menghidupi keluarganya.
“Karena aku punya anak, di mana anakku itu kan juga bersosialisasi sama masyarakat itu kan pasti udah, kan zamannya gadget ya, zaman hari gini gitu, kalau misalkan lihat kalau mamanya, maaf, pelacur, mamanya germo, aduh gimana,” kata Dewi Perssik.
Atas hal tersebut Sandy Arifin selaku kuasa hukum Dewi Perssik mengakui bahwa kliennya tidak tega melihat Winarsih mengalami depresi semacam itu ketika diminta mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Namun, yang sangat disayangkan oleh pihak Dewi Perssik adalah sikap Winarsih yang tega memberikan hujatan hingga fitnah kepada sang pedangdut.
"Hal itu membuat pihak keluarga Dewi Perssik masih enggan mencabut laporan dan berdamai," kata Sandy.
Baca Juga: Indosat Tingkatkan Jaringan 5G dengan Teknologi Hijau di Presidensi G20
“'Bahkan keluargaDewi Perssik juga sampai merasa tersakiti, sampai datang ke Jakarta.Sampai sekarang pun masih belum mau damai,” ungkap Sandy Arifin.
Sumber:suarajogja