Keluarga Tewas di Kalideres Diduga Penganut Sekte Apokaliptik, Kriminolog: Dekati Kiamat, Lebih Baik Mati Duluan

Suara Depok | Suara.com

Selasa, 15 November 2022 | 10:54 WIB
Keluarga Tewas di Kalideres Diduga Penganut Sekte Apokaliptik, Kriminolog: Dekati Kiamat, Lebih Baik Mati Duluan
TKP Penemuan Mayat Satu Keluarga di Kalideres (ANTARA)

Depok.suara.com - Motif kematian empat orang sekeluarga di Kalideres masih menjadi misteri. Walaupun belum ada kesimpulan dari kepolisian, publik sudah menduga-duga sebab kematian mereka.

Kecurigaan ini muncul karena keluarga ini ternyata memiliki harta yang cukup besar, walau ditemukan dalam kondisi kelaparan. Karena itulah publik menduga mereka masuk dalam sekte sesat atau ritual pesugihan.

Salah satu yang diduga dianut oleh satu keluarga tersebut sekte Apokaliptik. Hal ini disampaikan oleh kriminolog Thomas Sunaryo dalam 
kanal YouTube, TvOneNews.

Dirinya mengatakan sekte ini adalah keyakinan seseorang atau sekelompok orang untuk menghadapi kehancuran dunia atau hari kiamat. Walau jelasnya secara penelitian di Indonesia belum ada.

Namun kemungkinan itu bisa saja ada dengan melihat fenomena yang ada saat ini. Kasus ini juga bisa dianalisa dalam beberapa sudut pandang

Dirinya menyontohkan, seperti terjadi kasus di Amerika, di mana ada sekte bunuh diri dengan cara makan sosis yang di dalamnya sudah dibubuhi racun yang sangat tinggi.

"Atau mungkin juga ada keyakinan, oh ini sudah mendekati hari kiamat, kita lebih baik mati dulu saja," ujar Thomas Sunaryo dalam perbincangannya sebagaimana diunggah di kanal YouTube tvOneNews.

Selain sekte tersebut, dirinya menduga kasus tewasnya sekeluarga di Kalideres adalah altruistic suicide, yakni keyakinan dalam suatu kelompok itu kuat, misal dalam dunia militer.

"Teroris sebenarnya kan taktik militer, di dalam perang sering kali tentara dibekali dengan racun, kalau mau ketangkep itu racun dimakan," katanya.

Thomas lantas menyontohkan, jika di Indonesia pernah terjadi di Bali, yakni perang puputan.

"Dari pada ketangkep Belanda, milih bunuh diri dengan racun," katanya lagi.

Dugaan lain yakni egoistic suicide, yakni bunuh diri untuk menghukum orang lain, misalnya orang patah hati.

Thomas juga menyinggung soal sebuah penelitian di Indonesia yang disebutnya tidak terekspos. Di mana pada September tahun ini ada 300 kasus bunuh diri di Indonesia.

"Di Kota (banyak kasus bunuh diri) bisa disebabkan stres, pola hidup mengejar materi itu disebut anomic," ujar Thomas.

Dugaan Sengaja Lapar Untuk Memilih Mati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Sosiolog: Bisa Jadi Mereka Melaparkan Diri

Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Sosiolog: Bisa Jadi Mereka Melaparkan Diri

| Selasa, 15 November 2022 | 10:08 WIB

Penjelasan Soal Apokaliptik, Aksi Barbar Emak Berhijab di Pintu Keluar Tol Bekasi Barat

Penjelasan Soal Apokaliptik, Aksi Barbar Emak Berhijab di Pintu Keluar Tol Bekasi Barat

Bekaci | Selasa, 15 November 2022 | 10:06 WIB

Muncul Dugaan Ritual Sekte Hingga Pesugihan, Teka-teki Kematian Sekeluarga Di Kalideres Makin Liar, Apa Kata Polisi?

Muncul Dugaan Ritual Sekte Hingga Pesugihan, Teka-teki Kematian Sekeluarga Di Kalideres Makin Liar, Apa Kata Polisi?

News | Selasa, 15 November 2022 | 06:50 WIB

Terkini

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:53 WIB

Oppo Find X9 Ultra dan Find X9s Resmi Meluncur di Indonesia 26 Mei, Bawa Kamera 200MP

Oppo Find X9 Ultra dan Find X9s Resmi Meluncur di Indonesia 26 Mei, Bawa Kamera 200MP

Tekno | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:46 WIB

PNM Peduli Kuatkan Pengabdian Guru Honorer SDK Wukur NTT di Tengah Keterbatasan

PNM Peduli Kuatkan Pengabdian Guru Honorer SDK Wukur NTT di Tengah Keterbatasan

Riau | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:46 WIB

Arbeloa Out! Real Madrid Kontrak Jose Mourinho Dua Tahun?

Arbeloa Out! Real Madrid Kontrak Jose Mourinho Dua Tahun?

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:45 WIB

Pengacara Bela Sarwendah dari Tudingan Pesugihan di Gunung Kawi: Dia Kerja Keras Pagi Sampai Malam

Pengacara Bela Sarwendah dari Tudingan Pesugihan di Gunung Kawi: Dia Kerja Keras Pagi Sampai Malam

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:41 WIB

Diserang Usai Bungkam PSM Makassar, Begini Kondisi Terkini Skuad Persib Bandung

Diserang Usai Bungkam PSM Makassar, Begini Kondisi Terkini Skuad Persib Bandung

Sulsel | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:40 WIB

Teriak 'Viva Palestine', Harry Styles Respons Fan Saat Konser di Belanda

Teriak 'Viva Palestine', Harry Styles Respons Fan Saat Konser di Belanda

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:40 WIB

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB

Petaka Liburan di Pantai Labuhan: 2 Remaja Tewas Digulung Keganasan Ombak

Petaka Liburan di Pantai Labuhan: 2 Remaja Tewas Digulung Keganasan Ombak

Lampung | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB

Kejutan Data Gaikindo 2026: Mobil 7 Penumpang Jadi Raja, Honda Brio Turun Tahta

Kejutan Data Gaikindo 2026: Mobil 7 Penumpang Jadi Raja, Honda Brio Turun Tahta

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:35 WIB