Depok.suara.com - Pengalaman tidak enak menimpa netizen yang bernama Rezki Achyana. Pengalaman berupa tindakan rasis tersebut mirisnya diterima Rezki dari instansi kepolisian yang harusnya mampu melindungi dan mengayomi masyarakat.
Bermula dari Rezki yang membuat laporan kehilangan di Polsek Palmerah Jakarta Barat. Semua berjalan lancar saat proses membuat laporan hingga Rezki menerima surat laporan kehilangan dari polisi.
Masalah bermula saat ada polisi ada yang mengatakan ke Rekzi "Terima kasih doang?" Dan saat Rezki menjawab "Iya" ucapan rasis justru keluar dari polisi tersebut.
Habis buat laporan kehilangan di Polsek Palmerah Jakarta Barat. Setelah suratnya gw terima, gw bilang terimakasih.
Polisinya bilang: "Terimakasih doang?
Gw jawab: "iya"
Trus gw keluar ruangan, polisinya teriakin gw. "Padang! Dasar Padang! Felit!"
Begitu cuitan Rezki di akun Twitternya @rezkiachyana. Netizen yang mengetahui permalasahan yang menimpa Rezki di akun Instagram @dagelannetijen ramai memberikan komentarnya:
"Bukan cm rasisnya tp pungli ini yg hrs dibersihkan dr polisi.."
Baca Juga: Kata Gus Miftah Soal Kekalahan Jerman: Mereka Menutup Mulut, Maka Allah...
"Lah emang lu masih pada PERCAYA ?"
"Tapi banyak pungli di indonesia mah, bukan cuma oknum petigas tapi kadang dari masyarakat juga suka ngasih, intinya harus sadar dua-duanya. Yah bapa kalo tugas nya jangan ngarepin imbalan, terus. kita sbg rakyat nya juga jangan ngasih soalnya jadinya malah kebiasaan, kasian sama orang2 yang gak seberuntung kita"
![Tangkap layar cuitan netizen bernama Rezki Achyana [Twitter @rezkiachyana]](https://media.suara.com/suara-partners/depok/thumbs/1200x675/2022/11/25/1-whatsapp-image-2022-11-25-at-121852.jpeg)
"kan bingung klo suatu saat mau lapor polisi, itu polisi apa oknum, ujung2nya gak jdi lapor, dikit2 oknum tiap hari berita oknum trus yg asli yg mana? yang ada badaknya?"
"Tapi banyak pungli di indonesia mah, bukan cuma oknum petigas tapi kadang dari masyarakat juga suka ngasih, intinya harus sadar dua-duanya. Yah bapa kalo tugas nya jangan ngarepin imbalan, terus. kita sbg rakyat nya juga jangan ngasih soalnya jadinya malah kebiasaan, kasian sama orang2 yang gak seberuntung kita"
"kan bingung klo suatu saat mau lapor polisi, itu polisi apa oknum, ujung2nya gak jdi lapor, dikit2 oknum tiap hari berita oknum trus yg asli yg mana? yang ada badaknya?"
'Jika oknum atau beberapa orang, sebut saja oknumnya? Jangan daerah nya.. karena itu mencakup semua yg tinggal di daerah nya, hilangkan RASIS... indonesial cinta beragaman.. STOP mengatakan nama daerah jika tidak sesuai keinginan yang di inginkan.."
"Gak ada habisnya ya oknumnya"
"Polisi yang ikhlas menjalan pekerjaanya sesuai dengan aturan itu sangat jarang di temui.. kalau ada polisi yg Ikhlas menjalankan tugasnya dengan baik dan benar saya doakan semoga Polisi tersebut beserta keluarganya dalam lindungan Allah dan bahagia dunia akhirat. Aamiin".
Setelah viral di mesdos, Rezki mengaku cuitannya sudah mendapat atensi dari Kapolsek Palmerah Jakarta Barat, AKP Dodi Abdulrohim yang meminta maaf atas kelakuan oknum polisi Brigadir RYP yang melakukan perkataan rasis ke Rezki.
Permintaan maaf sudah diterima, dan melakukan press conference juga. Berdasarkan keterangan Pak Dodi, Brigadir RYP sudah diperiksa oleh internal kepolisian, dan bisa mendapatkan sanksi disiplin. Kasus ini juga sudah diketahui oleh Kapolres Jakarta Barat, dan Kapolda Metro Jaya, dan sudah selesai.
Selanjutnya Rezki berharap semoga permasalahan yang ada dapat menjadi evaluasi bagi kepolisian Indonesia untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat, dan menghindari tindakan rasisme dalam melaksanakan tugas.*