Depok.suara.com - David, korban penganiayaan oleh Mario Dandy Satriyo yang anak seorang pejabat pajak hingga kini masih terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit.
David (17 tahun) adalah putra dari Jonathan Latumahina, pengurus pusat Gerakan Pemuda Ansor.
David ternyata menjadi mualaf sejak empat tahun yang lalu, tepatnya sejak Ramadhan 2019. David mengikuti jejak sang ayah yang lebih dulu memutuskan memeluk agama Islam.
Kabar mengenai status David yang seorang mualaf dibagikan di akun Twitter Nahdlatul Ulama @nu_online
![Unggahan akun Twitter Nahdlatul Ulama [Twitter @nu_online]](https://media.suara.com/suara-partners/depok/thumbs/1200x675/2023/02/24/1-whatsapp-image-2023-02-24-at-224431-1.jpeg)
![David saat dibimbing menjadi mualaf [Twitter @nu_online]](https://media.suara.com/suara-partners/depok/thumbs/1200x675/2023/02/24/1-whatsapp-image-2023-02-24-at-224431.jpeg)
"Ramadhan 2019 David kecil mengikuti jejak ayahnya menjadi mualaf. la minta disyahadatkan di Muntilan, Magelang. David hingga kini belum sadar. Bismillah."
Dalam unggahan di akun tersebut, ada video David sedang dituntun membaca kalimat syahadat oleh seorang ustaz. Sang ayah diduga merekam momen penting itu.
Sementara itu dalam unggahan terbarunya di Twitter, ayah David berharap kepulihan David dan menyertakan foto putranya yang tengah membaca buku "Ajaran-Ajaran Gus Dur."
"Allahumma shalli shalatan kamilatan wa sallim salaman," tulis Jonathan Latumahina dalam keterangan foto yang diunggah pada Jumat (24/2/2023).**
Baca Juga: Ayah Mario Dandy Menyesal, Tulis Surat Terbuka Mengundurkan Diri Sebagai ASN Ditjen Pajak