Depok.suara.com - Ramai diperbincangkan di sosial media sosok pria paruh baya yang menyukai gadis remaja di Tasikmalaya. Sosok om-om yang terpaut 20 tahun ini bahkan tidak segan melakukan kekerasan kepada teman korban.
Curhatan ini pertama kali diungkapkan oleh akun base Twitter @askrlfess yang menyebut om-om ini melakukan penguntitan kepada korban. Sementara itu akun Twitter @hasnafumi memberikan kronologi lengkap terkait kasus penyimpangan om-om yang menyukai remaja tersebut.
"Jadi ada om-om yang nasir sama teman aku, perbedaan usianya terpatok cukup jauh mungkin sekitar 20 tahun, teman aku masih sekolah," buka akun @hasnafumi.
Diceritakan awalnya korban hanya kerap membeli voucher kepada pelaku. Tetapi pelaku malah menaruh hati kepada remaja SMA ini sehingga kerap mengantarkannya sekolah.
Keluarga dari remaja SMA ini lantas melarang anaknya terus diantar oleh om-om tersebut. Karena itulah om-om ini sering mendatangi sekolah dari remaja putri tersebut.
Bahkan dirinya tidak segan melakukan kekerasan pada pacar dari korban.
Parahnya lagi, om tersebut sampai menghancurkan rumah korban remaja itu dengan pedang katana.
Dijelaskan ketika itu ayah korban sempat bertengkar dengan pelaku karena risih. Tetapi pelaku malah datang membawa senjata tajam dan menghancurkan rumah korban.
"Kejadian terakhir sampe bikin temenku trauma berat, om itu hancurin rumah teman kau menggunakan senjata semacam samurai (katana)," lanjutnya.
Bahkan ada sebuah video yang menampilkan pelaku sedang menguntit korban. Terlihat dirinya tidak memiliki rasa malu untuk mendekati korban walau ada orang tuanya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Cek Harga Pangan di Pasar Sambonggede Tuban: Di Sini Paling Murah
Terlihat pada sebuah video, om tersebut memaksa sang ibu agar memberikan nomor hp dari sang anak yang sudah ketakutan. Namun ibunya menolaknya, hingga om tersebut memakinya sembari berjalan.
"Bahkan pada suatu hari pernah teman ku sedang diantarin pulang sama pacarnya tapi ketemu si om om itu dan om-om itu langsung pukulin cowonya," ungkapnya.
Karena terganggu dengan perilaku menyimpang dari om-om penyuka remaja tersebut, teman dari akun @hasnafumi pun sudah melaporkan hal ini ke Polres setempat.
Namun hingga saat berita ini ditulis belum ada respons positif pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus pengrusakan ini.