Depok.suara.com - Ibunda Aldila Jelita, Marjam Abdurahman masih tidak sudi anaknya kembali rujuk dengan Indra Bekti. Sehingga, polemik baru kembali terjadi dalam rumah tangga Indra Bekti dan Aldila Jelita.
Terlebih, menurut Marjam sikap anaknya semenjak rujuk sangat berubah drastis. Sehingga, dirinya curiga ada yang janggal pada Dila.
Marjam juga turut kembali mengaitkan masalah yang pernah terjadi pada tahun 2016. Dimana, saat itu Indra Bekti diduga penyuka sesama jenis.
Saat itu, Marjam meminta Bekti untuk jujur dengan perilaku menyimpangnya. Sehingga ini tidak berdampak kepada anak cucunya nanti.
“Waktu itu tahun 2016, saya bilang, ‘Bekti kamu bersumpah tidak melakukannya?’ katanya tidak. Oke bersumpah atas nama Dafri dan Nabel, katanya oke saya bersumpah dan semuanya berakhir,” ujar Marjam Abdurahman, dikutip Rabu (30/8/2023).
Akan tetapi, ia tak menampik jika bahwa masalah yang menyeret Bekti di tahun 2016 menyisakan “getah” yang akhirnya membuat Dila stres dan kabur.
“Kan kalau udah melakukan ‘itu’ kan getahnya masih banyak. Ya banyak yang masih datang-datang ke rumah, blacklist blacklist blacklist, sampai Dila mau melarikan diri dan mau pindah rumah, ya kan Bekti? Ingat itu,” kata Marjam.
Menurut Marjam, apapun masalah yang terjadi harus bisa dilalui oleh Dila. Jangan sampai terjebak dan tidak bisa melangkah maju.
“Ya waktu itu saya bilang jangan melakukan itu. Saya bilang, kalau melakukan kesalahan go forward. Kalian enggak bisa forward, saya yang berdiri di depan yang suka blackmail sama kamu,” ucapnya.
Baca Juga: 4 Series Vidio dengan Rating 21+, Banyak Adegan Panas!
Bahkan, Marjam dan keluarga Dila sudah sepakat untuk melupakan masalah tersebut dan merahasiakan aib Bekti di tahun 2016 demi cucu-cucunya.
“Karena 13 tahun itu saya tidak ada api, tidak ada asap atau berkoar-koar panggil kalian (wartawan). Bekti sudah bersumpah atas nama anak-anaknya, terus saya bangkit-bangkitan. Waktu itu Dila yang mau lari ke Vila itu saya larang,” katanya.
Namun, rasa kecewa Marjam timbul karena mengetahui menantunya masih melakukan kesalahan lagi dan menjadi penyebab perceraian pada April lalu. Hal itu diketahui dari ponsel Bekti saat terbaring sakit.
“Tapi banci itu tetap tidak mengakui. Saya bilang kamu bersumpah tidak akan melakukannya lagi. Setelah bilang iya, saya bilang pergi ke polisi bayar ini, bayar itu. Semua keluarga juga sudah diam, tapi apa?” tandasnya.