Depok.suara.com - Informasi terbaru mengenai suami mendiang Mirna Salihin, yaitu Arief Soemarko dan ayahnya, Edi Darmawan Salihin, kembali menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat setelah film dokumenter berjudul "Ice Cold: Murder, Kopi, and Jessica Wongso" ditayangkan di Netflix pada tanggal 28 September 2023.
Insiden kematian Mirna Salihin mengundang perhatian masyarakat pada awal tahun 2016 yang lalu. Pada tanggal 6 Januari 2016, Mirna meninggal setelah meminum es kopi Vietnam yang ternyata telah dicampur dengan sianida di kafe Oliver, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Pada saat itu, Mirna sedang berkumpul dengan dua sahabatnya, Hanie dan Jessica Wongso.
Setelah melewati proses penyelidikan dan beberapa sidang yang intens, hakim memutuskan Jessica sebagai pelaku pembunuhan dan dihukum penjara selama 20 tahun.
Setelah lebih dari 7 tahun sejak kematian Mirna, sebuah film dokumenter dengan durasi 1 jam 26 menit kini tersedia di Netflix untuk mengupas berbagai pertanyaan yang belum terjawab dalam kasus persidangan Jessica Wongso.
Pada proses persidangan kasus pembunuhan Mirna di tahun 2016, dua orang terdekat Mirna, yakni suaminya Arief Soemarko dan ayahnya Edi Darmawan Salihin, menjadi pusat perhatian masyarakat. Mereka berdua memberikan kesaksian di dalam pengadilan dan mengadukan Jessica Wongso sebagai orang yang melakukan tindakan pembunuhan.
Informasi terbaru melaporkan bahwa Arief Soemarko,
Suami dari Mirna Salihin, mereka telah resmi menikah pada bulan November 2015 di pulau Bali. Sebelum menjalani pernikahan, mereka telah menjalin hubungan romantis selama satu dekade setelah bersekolah di Australia.
Pada saat terjadinya insiden pembunuhan tersebut, Arief ditinggalkan oleh istrinya setelah baru menikah selama kurang lebih 2 bulan.
Saat terjadinya persidangan perkara Mirna, Arief secara konsisten mengikuti seluruh tahap persidangan. Saat sidang berlangsung, Arief tampak tidak mampu menahan tangisnya.
Setelah Jessica dijadikan tersangka, Arief Soemarko seakan menghilang tanpa jejak, sedikit yang bisa diketahui mengenai berita terbaru pria yang menyelesaikan studinya di salah satu universitas di Australia tersebut.
Akan tetapi, berita tersebar bahwa setelah belahan jiwanya meninggalkan dunia, dia menetap di Melbourne, Australia. Terkadang dia kembali ke Indonesia untuk melihat keluarganya.
Arief tidak sering menggunakan sosial media. Walaupun begitu, ia punya akun sosial media Facebook yang jarang ia pakai, terakhir kali ia mengunggah dalam akun sosial media tersebut pada tahun 2017 yang lalu.
Informasi Terbaru Edi Darmawan Salihin, Ayah Mirna Salihin,
adalah sosok yang sangat tegas dalam menuntut hukuman berat untuk Jessica. Walaupun pada saat itu bukti konkret masih belum terungkap, Darmawan meyakini bahwa orang dekat dengan putrinya itu adalah orang yang bertanggung jawab atas perencanaan pembunuhan.
Edi Darmawan Salihin adalah seseorang yang berprofesi sebagai pengusaha yang mengoperasikan beberapa perusahaan. Satu dari perusahaan yang dimiliki olehnya adalah PT Fajar Indah Cakra Cemerlang yang aktif dalam sektor layanan pengiriman barang di wilayah Jakarta Pusat.
Edi juga mempunyai usaha pakaian di Cengkareng, sebelumnya perusahaan tersebut dikelola oleh anaknya yang telah meninggal dunia, yaitu Mirna Salihin Seperti Yang DIkutip Depok.Suara.Com.
Ketika sedang berlangsung persidangan sang anak, Edi sempat terlibat perdebatan dengan pengacara terkenal, Hotman Paris. Pada saat itu, Hotman menyelenggarakan tantangan bagi siapa pun yang mampu mengubah pikiran saksi ahli yang dihadirkan oleh jaksa di persidangan. Hotman berjanji akan memberikan hadiah berupa mobil Lamborghini yang memiliki nilai sebesar Rp12 miliar.
Di sisi lain, Edi mengajukan tantangan kepada Hotman untuk membuktikan tuduhan dari saksi yang menyebut bahwa suami Mirna memberikan uang sebesar Rp140 juta kepada barista Kafe Oliver.
Dalam film dokumenter Netflix, Edi meminta maaf di depan kuburan anaknya. Dia mengungkapkan penyesalannya karena selama kehidupan anaknya, dia sering berganti-ganti pasangan perempuan.
Edi juga menjelaskan bahwa pada saat itu, dengan kekuatan, kekuasaan, dan harta kekayaannya dia memanfaatkannya sepenuhnya untuk berjuang dengan sungguh-sungguh melawan pengacara Jessica. (*)