Akhirnya terungkap juga cerita istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang mengaku-ngaku dilecehkan oleh Brigadir J alias Yosua. Klaim tersebut yang membuat Ferdy Sambo marah hingga Yosua tewas dieksekusi. Klaim pelecehan itu diceritakan Putri kepada eks anak buah Sambo, Brigen Benny Ali.
Dikutip dari Suara.com, cerita Putri itu terungkap saat eks Karo Provos Divisi Propam Polri, Brigen Benny Ali saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri di PN Jaksel, Selasa (5/12) hari ini.
Setelah menceritakan kronologi dirinya diperintah Sambo untuk datang ke rumah Duren Tiga pada 7 Juli 2022 lalu, saat Yosua sudah tewas ditembak, hakim kemudian mencecar Benny soal keberadaan Putri saat kejadian berlangsung. Benny mengatakan, dia dan Kombes Susanto bertemu Putri di rumah Jalan Saguling.
"Ibu PC (Putri Candrawathi) di mana?" tanya hakim.
"Ibu PC di rumah Saguling," beber Benny.
Saat itu, Benny mengaku bertanya pada Putri soal kejadian sebenarnya. Seraya menangis, Putri bercerita soal pelecehan seksual yang dilakukan Yosua.
"Apa yang diceritakan Ibu PC?" tanya hakim.
"Bu Putri nangis waktu itu, beliau sampaikan bawa saat itu beliau baru pulang dari Magelang, pakai celana pendek, istirahat di Duren Tiga, sedang santai. Jadi almarhum Yosua melaksanakan pelecehan. Sehingga beliau teriak," jawab Benny.
"Apa yang diceritakan?" tanya hakim.
Baca Juga: VFF Pastikan Park Hang-seo Tinggalkan Vietnam Jelang Piala AFF 2022, Kenapa?
"Dipegang-pegang," jawab Benny.
"Paha?" tanya hakim.
"Iya," tutup Benny. (Sumber: Suara.com)