Setelah tampangnya viral di media sosial, pria tambun kasus koboi jalanan yang menganiaya sopir taksi online bernama Hendra akhirnya tertangkap.
Penangkapan terhadap pelaku penganiaya itu dibenarkan oleh Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.
"Tertangkap team gabungan Polda Metro Jaya. Krimum, krimsus dan Polres Jakarta Barat," katanya seperti dikutip dari Suara.com, Jumat.
Hengki menyebut jika pelaku tertangkap saat sembunyi di sebuah apartemen di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.
"Di Apartemen M Town Residence Serpong," katanya.
Namun, Hengki belum bisa membeberkan detail kronologi dan identitas pelakunya. Alasannya kasus itu akan dirilis langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, malam nanti.
Beredar juga foto saat pelaku penganiayaaan setelah diringkus polisi. Tampak, pria tambun itu tak berkutik bak ayam sayur saat ditangkap. Tampak wajah pria itu pucat saat dirangkul salah satu anggota polisi berpakaian preman.
Sedangkan polisi yang lainnya tampak memamerkan pelat nomor polisi palsu yang diduga dipakai pelaku saat beraksi arogan hingga menganiaya sopir taksi online.
![Koboi jalanan yang ancam pengemudi dengan pistol [Ist]](https://media.suara.com/suara-partners/dexcon/thumbs/1200x675/2023/05/05/1-koboi-jalanan-yang-ancam-pengemudi-dengan-pistol.jpg)
Perintah Kapolda
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto telah memerintahkan jajarannya untuk mencari dan menangkap pelaku. Tindakan arogan yang dilakukan pelaku terhadap sopir taksi online Hendra (42) ini sempat terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.
"Saya sudah perintahkan Dirkrimum dan jajaran reserse untuk segera mencari dan menangkap," ujar Karyoto.
Perintah untuk menangkap disampaikan Kapolda Metro Jaya setelah pelat nomor Polri yang dipakai pelaku dinyatakan palsu.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman secara terpisah memastikan pelat bernomor 10011-VII yang dipakai pelaku tidak terdaftar di Biro Logistik Polda Metro Jaya.
"Itu palsu. Nomor tersebut tidak terdaftar di Logistik Polda Metro Jaya," kata Latif.
Viral
Kasus penganiayaan koboi jalanan terhadap sopir taksi online bernama Hendra di exit Tol Tomang, Jakarta Barat viral setelah videonya beradar di media sosial.
Wakil Ketua Kok III DPR RI Ahmad Sharoni turut membagikan video rekaman pelaku lewat akun Instagram pribadinya.
Dalam video itu, pelaku nampak menggunakan mobil dengan pelat nomor dinas Polri Polda Metro Jaya.
Pelaku diduga melakukan perbuatan tersebut karena tak terima laju kendaraannya dipotong oleh mobil korban. Pria tersebut lantas turun dari mobilnya, memaki, memukul, sambil menenteng pistol.
"Udah motong gue gob*** an**** lu enggak ada sori-sorinya," kata pelaku dikutip dari video tersebut, Jumat.