Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaaan kepada Selebgram Siskaeee, Jumat (15/9) hari ini. Rencananya, polisi akan Siskaeee lantaran ikut membintangi salah satu film porno garapan rumah produksi (PH), Kelas Bintang.
Namun, pemilik nama asli Fransiska Candra Novitasari itu tampaknya akan absen dalam pemeriksaan perdananya terkait kasus produksi film porno tersebut.
Hal itu lantaran Siskaeee sedang pelesiran ke luar negeri. Mengutip Suara.com, dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Siskaeee sempat sedang liburan bareng temannya di Kamboja.
Lewat unggahan storiesnya pada Kamis kemarin, Siskaeee turut memamerkan wajahnya yang terpampang dalam sebuah banner. Tampak, dalam banner itu, Siskaeee akan tampil di salah satu klub malam di Kamboja.
"Besokkk!!!" kata Siskaeee dikutip Jumat.

Tak hanya Siksaeee, polisi juga akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua selebgram Virly Virginia, dan Anisa Tasya Amelia alias Meli 3gp. Keduanya turut dipanggil lantaran ikut bareng Siskaeee main dala film porno yang diproduksi PH Kelas Bintang,
Kasubdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kompol Ardian Satrio Utomo mengatakan pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB.
"Dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB," kata Ardian kepada wartawan, Kamis (14/9/2023) malam.
Dalam kasus produksi film porno yang dibintangi Siskaeee dkk, polisi telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Irwansyah, JAAS, AIS, AT dan ET. Tersangka Irwansyah tak lain adalah sutradara sekaligus bos PH Kelas Bintang.
Baca Juga: Bareng Siskaeee Main Film Bokep Jaksel, Virly Virginia: Honornya Lebih Gede dan Memang Asyik
Dalam pembuatan film porno itu, tersangka JAAS berperan sebagai kameramen, tersangka AIS berperan sebagai editor dan AT berperan sounds engineering. Sedangkan ET berperan sebagai sekretaris merangkap pemeran perempuan dalam film dewasa.
"Kelima tersangka ini dalam satu rumah produksi. Jadi satu rumah produksi yang kemudian hasil film itu ditransmisikan ke tiga website. Tempat kejadian perkaranya ada di tiga wilayah di Jakarta Selatan," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/9/2023).