Panji Petualang meluruskan pernyataannya yang kerap mengalami panas di bagian dada tiap mendengar azan. Dia pun membantah kerasukan jin sehingga mengalami kejadian tersebut.
Klarifikasi itu disampaikan Panji Petualang saat ditemui awak media di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.
"Ngawur itu, clickbait, dikira saya kemasukan jin. Manusia itu semua punya jin kali di dalam badan. Ada jin qorin kembaran kita," katanya seperti dikutip dari Suara.com.
Panji Petualang mengalami sakit di bagian dada itu terjadi lantaran dirinya jarang beribadah. Dia pun berdalih jika tak taat melaksanakan ibadah karena jarang mendengar azan dan tak menemukan masjid saat berada di dalam hutan.
"Jarang salat, terlalu sibuk di dunia, sibuk di alam jadi jarang dengar adzan, karena di hutan kan jarang ada masjid. Pas ke kota di pinggir jalan ada azan Isya, kok dada sakit, awalnya itu," bebernya.
Dia pun menganggap rasa sakit di bagia dada itu sebagai peringatan agar dirinya rajin salat.
"Jadi dengar adzan panas di dada itu bukan panas badan, tapi dada saya panas, peringatan untuk salat," imbuhnya.
Panji Petualang pun membantah kerap mengalami peristiwa gaib. Menurutnya, kejadian yang dialaminya adalah nyata, salah satunya saat dirinya digigit ular.
"Siapa makhluk gaib? Saya nggak ngerti ya, saya nggak pernah lihat makhluk gaib, karena itu gaib nggak keliatan," katanya.
"(Digigit ular) benaran lah, kan hasil rescue. Kalau ular gaib mah nggak kelihatan," tambahnya.
Lantaran sakit yang dialaminya itu dianggap sebagai teguran, Panji Petualang pun berjanji bakal memperbaiki ibadahnya.
"Buat pelajaran, Allah kasih teguran Alhamdulillah saya engeh, saya dikasih pelajaran terus sampe hari ini. Alhamdulillah aku dapat hidayah dari Allah," pungkasnya.