Teater Koma Pentaskan Lakon Republik Cangik

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 03 November 2014 | 17:38 WIB
Teater Koma Pentaskan Lakon Republik Cangik
Konferensi Pers Teater Koma Pementasan Republik Cangik di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (3/11/2014). (Foto: Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Di usianya ke-37, Teater Koma terus menunjukkan eksistensinya dalam berkarya.

Pada 13 hingga 22 November 2014, Teater yang digawangi oleh Nano Riantiarno mempersembahkan lakon terbarunya yang berjudul Republik Cangik.  Produksi teater Koma ke-136 ini didukung oleh Djarum Apresiasi Budaya dan akan dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta.

Pementasan ini, menurut sang sutradara sekaligus penulis naskah, Nano Riantiarno, berkisah tentang Cangik, panakawan perempuan dari kerajaan Mandura yang bertugas memilih pemimpin Negeri Suranesia setelah Maharaja Surasena, pemimpin sebelumnya meninggal dunia.

Cangik beralih fungsi menjadi juri yang bertugas memilih satu Maharaja dari enam calon yang maju. Mereka adalah Santunu Garu, Dundung Bikung, Graito Bakari, Burama-Rama, Binanti Yugama dan Jaka Wisesa. Mereka semua merasa dirinya pantas dan mampu memerintah Suranesia.

Dengan ajian sakti peninggalan Maharaja sebelumnya, Cangik berhasil memanggil tokoh-tokoh besar dunia wayang untuk ikut menjadi juri dalam sayembara ini.

Para juri tersebut di antaranya adalah Semar, sang Panakawan senior; Betari Permoni, ratu para setan; Bentara Narada, perdana menteri para dewa; Raden Gatotkaca sebagai wakil pendawa; Raden Lesmono sebagai wakil Kurawa; dan Riri Ratri, putri raja Kediri.

Lebih lanjut Nano mengatakan bahwa teater merupakan media untuk berekspresi dan selalu memiliki pesan yang ingin disampaikan kepada penonton melalui harmonisasi akting, tari, musik, visual, dan beragam unsur lainnya.

"Pada produksi ke-136 ini kami mengajak penonton berpikir apa jadinya kalau tugas memilih pemimpin negara harus diemban seorang panakawan? Apakah sesudah musibah, ada berkah? Ini merupakan pertanyaan bagi kita dan ini menjadi cerminan bagi kita untuk melihat diri kita secara jujur," ujarnya pada konferensi pers Teater Koma pementasan Republik Cangik di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (3/11/2014).

Untuk mengerjakan naskah pementasan ini diakui Nano membutuhkan waktu lima bulan. Ia tak menyangka bahwa apa yang dituliskan dalam skenario Republik Cangik bisa direfleksikan dengan pemerintahan Indonesia yang baru saja berganti.

"Barangkali ini cocok dengan apa yang terjadi di pemerintahan yang baru. Menteri perempuan ada 8 orang, mungkin sekarang waktunya perempuan 'bicara'," tambah Nano.

Sederet nama aktor dan aktris teater kawakan meramaikan pementasan ini diantaranya Rita Matu Mona, Budi Ros, Subarkah Hadisarjana, Anneke Sihombing, Dorias Pribadi, Alex Fatahillah, Ohan Adiputra, Daisy Lantang, Ratna Ully, Raheli Dharmawan, Supartono JW, Emmanuel Handoyo dan 23 pemain lainnya.

Mereka akan dibalut kostum rancangan Rima Ananda Omar yang telah menyiapkan 90 kostum untuk para pemain yang dikerjakannya selama 3 bulan. Rima mengolaborasikan sentuhan tradisional dan modern dalam rancangannya.

"Untuk kostum Republik Cangik, saya terinspirasi dari wayang orang modern namun tetap ada sentuhan batiknya. Kolaborasi antara unsur kain tradisional dengan kain modern disesuaikan lagi dengan naskah. Banyak kostum dengan motif saling tabrak yang saya buat namun sudah disetujui Mas Nano," ujarnya.

Diakui Renitasari Adrian selaku Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, selama 37 tahun keberadaannya, Teater Koma telah banyak melahirkan para seniman yang produktif untuk mengembangkan dan memajukan seni pertunjukan di Indonesia.

Pementasan Republik Cangik akan digelar selama 10 hari dan dimulai pukul 20.00 WIB (Selasa-Sabtu) dan pukul 14.00 (Minggu). Untuk harga tiket; Senin - Kamis mulai Rp100.000 - Rp250.000, dan Jumat - Minggu mulai Rp125.000 - Rp300.000. Tiket bisa diberi secara online melalui situs www.gedungkesenianjakarta.co.id.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Digeruduk Mahasiswa, Diskusi 3 Pejabat Kabinet Prabowo di UGM Ricuh

Digeruduk Mahasiswa, Diskusi 3 Pejabat Kabinet Prabowo di UGM Ricuh

Video | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:09 WIB

Tampil di Pertunjukan Seni Musik dan Tari "Suara Harmoni Kalimantan", Oppie Andaresta Ungkap Perasaannya

Tampil di Pertunjukan Seni Musik dan Tari "Suara Harmoni Kalimantan", Oppie Andaresta Ungkap Perasaannya

Lifestyle | Minggu, 24 September 2023 | 07:05 WIB

Rayakan Keberagaman Melalui Pementasan Cerita Indonesia Bareng Sivia dan Wishnu Dewanta

Rayakan Keberagaman Melalui Pementasan Cerita Indonesia Bareng Sivia dan Wishnu Dewanta

Lifestyle | Minggu, 06 Agustus 2023 | 07:40 WIB

Gandeng Ary Kirana, Pertunjukan "Kuntilanak Mangga Dua" Kelompok Sandiwara Miss Tjitjih Sukses Hibur Penikmat Seni

Gandeng Ary Kirana, Pertunjukan "Kuntilanak Mangga Dua" Kelompok Sandiwara Miss Tjitjih Sukses Hibur Penikmat Seni

Lifestyle | Minggu, 04 Juni 2023 | 08:45 WIB

Hadir dengan Wajah Baru, Galeri Indonesia Kaya Suguhkan Lagi Panggung Budaya untuk Penikmat Seni

Hadir dengan Wajah Baru, Galeri Indonesia Kaya Suguhkan Lagi Panggung Budaya untuk Penikmat Seni

Lifestyle | Minggu, 14 Mei 2023 | 09:00 WIB

Rahasiakan ke Keluarga, Nano Riantiarno Ternyata Idap Tumor Selama 4 Tahun

Rahasiakan ke Keluarga, Nano Riantiarno Ternyata Idap Tumor Selama 4 Tahun

Entertainment | Jum'at, 20 Januari 2023 | 13:54 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×