Doni, Seteru Melanie Subono Beberkan Kronologis Kematian Nina

Madinah

Rabu, 12 April 2017 | 17:13 WIB
Doni, Seteru Melanie Subono Beberkan Kronologis Kematian Nina
Melanie Subono menghadiri sidang perdana perceraiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (29/8/2016) [suara.com/Wahyu]

Suara.com - Doni, pemilik tempat penitipan hewan peliharaan melakukan permintaan maaf lewat media sosial menyusul matinya Nina, anjing milik artis Melanie Subono saat dititipkan di tempatnya. Dalam permintaan maaf tersebut, Doni menceritakan kronologis kejadian yang menyebabkan Nina mati.

Di awal penjelasannya, Doni menyatakan permintaan maaf tulusnya.

"Penjelasan beberapa hal, termasuk permohonan maaf tulus untuk Mbak Mel. .

Info tambahan : Nina berada di shelter kami waktu itu karena perkelahian terus menerus dengan anjing Mbak Mel lainnya yg di rumahnya juga, bernama Neng. Kami bantu rehab dan liat permasalahan sebenarnya dimana dan menemukan pada setiap konflik kedua anjing ini, selalu dimulai oleh Nina dan bukan dimulai oleh Neng. Walau banyak anjing lain, namun yang tengkar hanya dua ini saja. Anjing-anjing kami gak pernah ikutan. Dan tidak ada pitbull yang campur ke kelompok anjing utama pada saat masa Nina dan Neng ada di shelter. Tidak ada. .

Nina suatu kali provokasi Neng, dan Neng merespons, mengakibatkan luka sobek di perutnya, dan gue bareng Budi yang anter ke klinik Drh Magda untuk dpt penanganan / dijahit, dan kami rawat lanjutan di shelter. Hal ini pun, gue beritahukan ke Mbak Mel setelah bbrp hari kejadian, krn mengingat beliau cemasan dan saat itu sedang di luar kota menjalani agendanya, dan pas di klinik dokmag, gue WA beliau dgn nada becanda, mbak lagi apa? Beliau tanya ada apa, gue jawab gak, cuma ngetes aja. .

Demikian gue mau kakak gue ini gak mudah cemas pada anak2nya. Tanpa maksud yg lain-lain," tulisnya.

Alasan Doni tak buru-buru memberitahukan soal kematian Nina lantaran menjaga psikologis Melanie yang sedang berada di luar kota untuk keperluan pekerjaan agar tidak drop.

"Namun, pada perjalanannya jika rasa ingin menjauhkan rasa cemas dan shock ini membawa masalah, gue minta maaf tulus karena tidak bermaksud apapun, hanya mau agar tidak drop. Dan gue siap menerima konsekuensi jika gue salah untuk hal tersebut," tutupnya.

Melanie marah dan membeberkan insiden matinya salah satu anjing peliharannya bernama Nina, yang sudah ia anggap anak sendiri, saat dititipkan ke Doni.

baca juga

“Nina itu digigit oleh pitbull dan cuma diobatin oleh salep, bolong-bolong telinganya dan tiga hari dia meninggal dan tadi jam 1 siang (Selasa) gue duduk dengan belasan orang yang membuka fakta mengerikan tentang Animal Defenders,” ujar Melanie dengan raut wajah lelah karena hampir sepanjang hari menangis.

Putri promotor kondang Adrie Subono ini berani berani membuka fakta karena sudah menyimpan bukti kuat. Tak hanya penyiksaan terhadap binatang, menurut Melanie, Doni juga melakukan kekerasan terhadap manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Mengerikan Melanie Subono Tentang Sosok Doni

Cerita Mengerikan Melanie Subono Tentang Sosok Doni

Entertainment | Rabu, 12 April 2017 | 12:50 WIB

Kematian Nina, Doni Minta Maaf kepada Melanie Subono

Kematian Nina, Doni Minta Maaf kepada Melanie Subono

Entertainment | Rabu, 12 April 2017 | 08:13 WIB

Tragis, Penyebab Kematian 'Anak' Kesayangan Melanie Subono

Tragis, Penyebab Kematian 'Anak' Kesayangan Melanie Subono

Entertainment | Rabu, 12 April 2017 | 07:06 WIB

Melanie Subono Tangisi 'Anaknya' yang Mati Diduga Disiksa

Melanie Subono Tangisi 'Anaknya' yang Mati Diduga Disiksa

Entertainment | Selasa, 11 April 2017 | 17:20 WIB

Terkini

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:09 WIB

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

×