facebook

DWP 2018 Digelar di Bali, Ini Alasannya

Ferry Noviandi | Wahyu Tri Laksono
DWP 2018 Digelar di Bali, Ini Alasannya
Panggung Musik (Shutterstock)

Pergelaran DWP terakhir di Jakarta memang sempat dikabarkan mendapat protes dari beberapa ormas.

Suara.com - Festival electronic dance music (EDM) terbesar di Asia Tenggara, Djakarta Warehouse Project (DWP)  akan kembali digelar pada 7-9 Desember 2018. Dalam gelaran kali ini terasa spesial karena menandakan satu dekade DWP, sehingga mengusung nama DWPX.

Apalagi, gelaran ke-10 ini digelar untuk pertama kali di luar Jakarta, yakni di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali. Sarah Deshita selaku Manager Brand Ismaya Live selaku promotor, punya alasan tersendiri terkait pemindahan lokasi acara.

 "Ada berita simpang siur, takut sama ormas. Justru memang dari awal nggak pernah ada rencana di sini (Jakarta)," jelas Sarah Deshita, di acara konfrensi pres DWPX di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).

Menurut Sarah Deshita, sedari awal memang belum memasukan perizinan di Jakarta. Pihaknya masih menunggu kesiapan GWK untuk mengadakan pertunjukan besar.

Baca Juga: Mahfud MD Ditolong Tompi, Selamat dari Hoaks Ratna Sarumpaet

"Tahun lalu sudah ngecek GWK cuma masih dalam pembangunan, secara kapasitas juga belum cukup tanggal yang dimau, terus belum available. Alhamdulillah tahun ini dicek tanggalnya bisa nih. 7-9 Desember," kata Sarah.

DWP X nanti itu akan banyak penampilan para musikus dan DJ terkenal di antaranya: The Weeknd, Mura Masa, DJ Snake, Armin Van Buuren, Afrojack, dan lainnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS