Diancam Hukuman Mati, Zul Zivilia Gandeng Istri dan Berswafoto

Ismail
Diancam Hukuman Mati, Zul Zivilia Gandeng Istri dan Berswafoto
Zul Zivilia [Suara.com/Ismail]

Zul Zivilia mendapat dukungan penuh dari istri dan keluarga besarnya.

Suara.com - Zul Zivilia mengaku bersyukur ditangkap pihak berwajib karena penyalahgunaan narkoba, Dia merasa diselamatkan dari narkoba meski harus berhadapan dengan hukum.

"Bayangin kalau saya nggak ditangkap bisa jadi saya overdosis di sana," kata Zul Zivilia, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019).

Vocalis band Zivilia itu semakin beruntung karena mendapat dukungan penuh dari sang istri Retno Paradinah. Begitu juga dengan dengan keluarga besarnya yang memberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan hidup yang menimpanya.

"Bukan saya yang membesarkan (hati) justru istri saya yang membesarkan. Alhamdulillah semua keluarga memberikan dukungan secara moril ya, mau gimana lagi. Ini bagian dari takdir," jelas lelaki bernama asli Zulkifli itu.

Zul Zivilia [Suara.com/Evi]
Zul Zivilia [Suara.com/Evi]

Lelaki asal Kendari itu, berharap istri dan keluarga besarnya turut mendoakan agar persoalan hukumnya bisa segera diselesaikan dengan baik.

"Ya keluarga paling saya suruh banyak solat tahajud dan berdoa semua tentu dengan segala hikmahnya," sambungnya.

Zul Zivilia didampingi sang istri, Retno Paradinah sebelum menjalani sidang di PN Jakarta Utara, Senin (21/10/2019). [Evi Ariska/Suara.com]
Zul Zivilia didampingi sang istri, Retno Paradinah sebelum menjalani sidang di PN Jakarta Utara, Senin (21/10/2019). [Evi Ariska/Suara.com]

Pelantun lagu Ashiteru itu pun mengaku beruntung, di setiap sidang istrinya selalu hadir. Namun dia tidak kecewa karena buah hatinya tidak dibawa.

"Belum hari ini nggak ikut (anak), ada istri sama adik ipar saya," tuturnya.

Sebelum sidang dimulai Retno Paradinah terlihat di samping suaminya. Sesekali mereka berpegangan tangan dan berswafoto.

Seperti diketahui penyanyi Zul Zilivia akan menjalani sidang narkoba dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (21/10/2019). Kemungkinan lelaki asal Kendari itu akan mendapatkan tuntutan hukuman mati. Pasalnya, dalam kasus narkoba ini dia berperan sebagai pengedar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS