Viral Video Lawas Doni Salmanan Ngaku Bukan Penipu: Saya Sudah Dipenjara Kalau Nipu

Sabtu, 19 Maret 2022 | 12:39 WIB
Viral Video Lawas Doni Salmanan Ngaku Bukan Penipu: Saya Sudah Dipenjara Kalau Nipu
Potret Kenangan Doni Salmanan Bareng Aset Yang Disita (Instagram/@donisalmanan)

Suara.com - Nama Doni Salmanan masih menjadi perbincangan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan berkedok binary option. Baru-baru ini, beredar video lawas Doni Salmanan yang membuat masyarakat tercengang atas pernyataannya.

Video yang dibuat sekitar 2 tahun lalu itu berisi sesi tanya jawab antara Doni Salmanan dan warganet. Beberapa warganet berpikir bahwa ada kejanggalan operasional trading yang ada di Binomo. Hal itu membuat Doni dicap sebagai penipu.

Namun karena warganet belum bisa membuktikan apapun, akhirnya Doni Salmanan tetap beroperasi dalam trading tersebut. Tidak ada yang mengetahui sebelumnya bahwa cara tersebut merupakan sebuah penipuan.

Doni Salmanan bahkan menjamin dirinya bukan penipu demi mendapatkan kepercayaan nasabah lain. Ia bahkan menyebut dirinya sudah pasti masuk penjara jika penipu.

"Kalau saya nipu orang atau saya nipu para Investor, saya sudah dipenjara. Tapi sampai sekarang saya tidak di penjara karena saya tidak merasa bersalah," kata Doni Salmanan dalam video tersebut seperti dikutip Suara.com, Sabtu (19/3/2022).

Seakan semua kembali ke dirinya sendiri, kini dugaan masyarakat pun terbukti. Mantan Crazy Rich Bandung itu benar-benar ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan.

Ia ditangkap Bareskrim Polri pada Selasa (8/3/2022). Saat ini, prosesnya sedang tahap penyelidikan. Proses ini pun menyeret beberapa nama yang ternyata terlibat dalam kasus tersebut.

Momen Doni Salmanan digiring polisi untuk jumpa pers juga ramai mendapat sorotan. Pasalnya, ia terlihat cengegesan dan tetap tersenyum-senyum saat dihadirkan ke hadapan pers.

Hal itu turut mendapatkan sorotan dari aktor sekaligus sutradara Indonesia, Ernest Prakasa. Ia menyindir Doni Salmanan secara menohok.

Baca Juga: Dikritik Megawati, Ini 6 Aksi Viral Emak-emak Cari Minyak Goreng, Ada yang Meninggal Dunia

"Yang bisa tetep cengengesan tanpa dosa dan minta doa supaya hukumannya diringankan. Aku ingin punya rasa percaya diri sebesar Doni Salmanan," sindir Ernest Prakasa.

Sebagai informasi, platform trading Qoutex yang digunakan Doni Salmanan telah ditetapkan sebagai platform ilegal. Bappebti juga telah melarang operasionalnya.

Banyak korban yang merugi hingga miliaran rupiah akibat percaya dan tergiur ajakan Doni Salmanan. Ia kerap memamerkan kekayaannya, padahal ia hanya sebagai sales freelance yang mendapatkan komisi sebesar 80 persen dari kekalahan pemain.

Bahkan, diketahui Doni Salmanan tidak benar-benar melakukan trading. Kemampuan berbicara Doni yang persuasif dan menarik membuat banyak orang tergiur menginvestasikan dananya di binary option.

Akibat dari perbuatannya, Doni Salmanan dijerat dengan pasal penipuan. Ia mendapat ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI