- Citra Scholastika alami skoliosis sejak SMA
- Citra Scholastika menolak operasi
- Kini, Citra Scholastika jalani terapi
Suara.com - Citra Scholastika ternyata menderita skoliosis, kelainan pada tulang bagian belakang.
Bukan setahun dua tahun, jebolan Indonesian Idol itu mengalaminya sejak duduk di bangku SMA.
Citra Scholastika berbagi cerita seputar awal mula menyadari alami kelainan tersebut. Ia merasa ada yang aneh di tulang bagian belakangnya.
"itu sebenarnya SMA, SMA. Nah waktu SMA itu aku mulai ngerasa eh agak berbeda tulangku," kata Citra Scholastika di kanal YouTube Starpro.
Tanda-tanda Citra Scholastika mengalami skoliosis berlanjut. Sampai akhirnya ia dihadapkan pilihan operasi atau tetap dengan kondisinya seperti sekarang.
Lantas seperti apa ceritanya? Berikut selengkapnya.
1. Dijuluki 'Udang' Saat Tidur Sejak SMA
Seperti dijelaskan di atas, Citra Scholastika merasa tulangnya berbeda saat SMA. Hal itu pun disadari saudaranya yang melihat posisi tidur sang penyanyi.
"Kakak-kakak aku biasa tuh kan kalau misalnya eh lagi bobo-boan di kamar gitu, kita suka kayak, 'Kamu kenapa ya kalau tidur kayak udang?' Gitu,” kenang Citra Scholastika.
Baca Juga: Bukan Cuma Bungkuk, Ini 5 Cara Sederhana Mencegah Skoliosis Biar Gak Makin Parah
2. Diagnosis Mengejutkan: Tulang Bengkok Bentuk 'S' Terbalik
Kondisi skoliosis baru terdiagnosis secara resmi pada tahun 2014, saat usianya memasuki awal 20-an.
Ironisnya, hal ini terungkap ketika ia menjalani pengobatan untuk masalah paru-paru yang juga memengaruhi suaranya.
“Salah satu dokter aku bilang, 'Citra tahu enggak kalau Citra skoliosis?' Aku bilang, 'Kayak skoliosis tuh apa ya?'... Nah, dokternya menjelaskan bahwa tulang aku bengkok," kata Citra Scholastika.
"Aku pikir bengkoknya paling cuma 'ngik' gitu doang paling. Ternyata bengkoknya tuh benar-benar S kebalik,” imbuh pelantun Everybody Knew ini.
3. Gagal Total Gunakan 'Brace' dan Menolak Operasi
Setelah diagnosis, dokter menyarankan beberapa opsi penanganan, salah satunya menggunakan brace atau penyangga tubuh.
Namun, metode ini justru terasa menyiksa bagi Citra Scholastika.
Rasa tidak nyaman yang luar biasa membuatnya sulit beristirahat di tengah jadwalnya yang padat, hingga akhirnya ia menyerah.
“Waktu itu aku akhirnya pernah pakai brace, tapi ya balik lagi aku nggak, enggak konsisten karena melelahkan, aku nggak bisa tidur," jelas Citra Scholastika.
"Jadi aku merasa kayaknya memang aku nggak bisa pakai brace gitu. Terus ada pilihan lain dari dokter dan pilihan itu adalah operasi,” jelasnya.
4. Memilih Berdamai Hingga 'Disadarkan' oleh Pandemi
Enggan mengambil opsi operasi yang mengerikan, Citra Scholastika memilih untuk berdamai dengan kondisinya. Ia melanjutkan hidup dan bekerja seolah tak ada masalah.
Namun, pandemi mengubah segalanya. Kenaikan berat badan membuat rasa sakitnya semakin parah dan mengganggu aktivitas.
“Sampai akhirnya pandemi, berat badanku bertambah, eh aku mulai ngerasa kayaknya makin sakit badanku dalam beraktivitas, dalam nyanyi dan nge-gym. Aku tuh selalu capek, capek banget kalau ngegym,” tuturnya.
5. Menemukan Harapan Baru Lewat Terapi
Setelah melewati fase pasrah, penyanyi berusia 32 tahun ini akhirnya menemukan metode perawatan yang cocok untuknya.
Meski perlahan, terapi yang dijalaninya mulai menunjukkan perubahan positif. Rasa nyaman yang dulu hilang, kini mulai kembali ia rasakan dalam setiap aktivitas.
“Aku nyetir udah mulai lebih nyaman, aku berdiri, aku tidur, ya kayak yang tadi aku sempat share ya bahwa perbaikan yang kecil itu ternyata sangat berdampak besar,” tutupnya dengan penuh rasa syukur.