Suara.com - Prilly Latuconsina resmi mengundurkan diri dari rumah produksi Sinemaku Pictures yang ia dirikan bersama Umay Shahab.
Keputusan itu diambil agar Prilly bisa memiliki ruang sepenuhnya dalam membangun visi serta suara kreatif yang ingin ia perjuangkan ke depan.
Langkah besar tersebut tentu menjadi perhatian publik, mengingat Prilly merupakan salah satu sosok penting di balik perjalanan Sinemaku Pictures sejak awal berdiri.
Selama enam tahun terakhir, ia berperan aktif dalam mengembangkan berbagai proyek perfilman yang mendapatkan respons positif dari masyarakat.
Menanggapi pengunduran diri Prilly, Umay Shahab selaku partner sekaligus rekan bisnisnya memberikan apresiasinya.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Umay secara terbuka menerima keputusan Prilly dan menyampaikan rasa terima kasihnya.
Ia juga mengunggah foto-foto kenangan Prilly saat masih menjadi bagian di Sinemaku Pictures.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi Prilly selama menjalani 6 tahun yang menyenangkan bersama Sinemaku Pictures,” tulis Umay pada Senin (19/1/2026)
Ungkapan tersebut menunjukkan betapa besar peran Prilly dalam perjalanan rumah produksi tersebut.
Baca Juga: Buy 1 Get 1 Free Film Patah Hati yang Kupilih, Kisah Cinta Prilly yang Diam-Diam Sudah Punya Anak
Umay juga menegaskan bahwa seluruh komitmen yang diberikan Prilly selama ini memiliki dampak besar terhadap perkembangan Sinemaku Pictures.
“Semua komitmen yang diberikan telah menjadi proses penting dalam perjalanan dan pertumbuhan Sinemaku Pictures hingga hari ini,” lanjutnya.

Tak hanya mengapresiasi dedikasi dan kontribusi Prilly, Umay juga menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi langkah Prilly ke depan.
“Kami berharap yang terbaik untuk setiap langkah Prilly ke depan,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Meski ditinggal salah satu pendirinya, Umay memastikan bahwa Sinemaku Pictures akan tetap melangkah dan berkarya.
Ia menegaskan rumah produksi tersebut akan terus menghadirkan cerita-cerita dengan isu yang penting dan relevan bagi masyarakat.