Menanggapi curhatan Ryan Adriandhy, warganet menuduh MD Pictures menyewa buzzer untuk mempromosikan film Danur: The Last Chapter.
"@MDPictures gini amat black campaignnya pake buzzer segala. Menjijikkan," sindir akun @Bembi***.
"Padahal nggak perlu pake begituan juga Danur pasti banyak yang nonton karena horor dan udah punya fandom tersendiri," sahut akun @dewimay***.
Di sisi lain, ada pula yang berpendapat apabila buzzer itu disewa pihak tertentu untuk mengadu domba film Danur dan Na Willa.
"Justru gue kepo, kok gak pada curiga kalo ini dikerjakan pihak ke-3 diluar kedua judul tersebut?" tanya akun @NoviHan***.
"Sekarang Danur yang kena framing di lapaknya Na Willa, entah besok siapa lagi yang kena adu begini," balas akun @txtanakbios***.
Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Baca Juga: Kepala Putus hingga Masuk Peti, Prilly Latuconsina Syok Baca Naskah Danur: The Last Chapter