"Selama ini aku seperti berkembang, bikin konten, seminar, dan komunitas penyembuhan," ucapnya.
Namun, Marshanda menyadari bahwa di balik semua aktivitas itu, dirinya belum benar-benar berduka atas diagnosis bipolar tersebut.
"Baru sekarang aku sedih dan patah hati, detik ini juga," imbuhnya.
Marshanda juga menuliskan bahwa mungkin dirinya berada dalam penyangkalan selama 17 tahun terakhir.
Dia mengaku menangis sambil berpikir harus hidup dengan bipolar sepanjang hidupnya, meski menyadari 17 tahun adalah waktu lama.
Meski menyakitkan, Marshanda menilai kesedihan mendalam ini sebagai proses penting untuk memahami kondisi dirinya secara lebih dalam.
Dia percaya penerimaan penuh akan membuatnya mampu terus menjadi ibu yang baik, seniman yang jujur, dan penyembuh yang berdampak.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Baca Juga: Bukan Tak Mau Berjuang, Marshanda Ungkap Alasan Ogah Banding Hak Asuh Anak 10 Tahun Lalu