Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern

Ferry Noviandi, Rena Pangesti

Sabtu, 04 April 2026 | 20:18 WIB
Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern
Film dokumenter Menolak Punah garapan Dandhy Laksono kini tengah tayang di Balai Budaya Jakarta, Menteng, Jakarta dari 4-9 April 2026. [Instagram]
baca 10 detik
  • Dandhy Laksono merilis film dokumenter Menolak Punah pada 4 April 2026 di Jakarta terkait bahaya limbah plastik pakaian.
  • Film tersebut menyoroti kandungan poliester pada pakaian yang berisiko menyebabkan penyakit kronis serta masalah kesehatan jangka panjang masyarakat.
  • Dokumenter ini mendorong penggunaan kembali serat kapas lokal sebagai solusi ramah lingkungan untuk meminimalisir dampak mikroplastik bagi manusia.

Suara.com - Setelah sukses dengan film dokumenter Pulau Plastik (2021), Dandhy Laksono kembali menggarap proyek mengenai lingkungan. Kali ini, hadir lewat judul Menolak Punah.

Masih bicara soal imbas plastik seperti pada proyek film sebelumnya, kali ini Dandhy Laksono bersama tim mengupas imbas limbah tersebut yang masuk melalui pakaian.

Ya, bahan pakaian yang ternyata mengandung plastik dan polyester bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

Film Menolak Punah menyoroti bahaya bahan kimia tersebut yang bisa menyerap ke dalam tubuh dan mengakibatkan penyakit jangka panjang.

Mulai dari resiko pernapasan hingga menyebabkan kanker. 

Ironisnya, bahan pakaian yang ramah lingkungan dan kesehatan seperti dari serat kapas, keberadaannya nyaris langka.

Film ini, pun ikut menyoroti bagaimana sulitnya kapas didapatkan di Indonesia. Karena itu, negara melakukan import bahan sandang tersebut. 

Padahal jika menyorot pada lambang negara Indonesia, ada unsur padi dan kapas. 

Di tengah import kapas yang dilakukan negara, masih ada anak-anak bangsa yang berjuang untuk menanam kapas.

baca juga

Mengingat, Indonesia memiliki tanah yang subur. Sehingga bukan perkara sulit, terutama di daerah Timur Indonesia untuk ditanami kapas.

Hanya saja, seberapa banyak orang yang mau menanam kapas?

Dandhy Laksono dan Aji Yahuti Ramyakim, sutradara film Menolak Punah ditemui di Balai Budaya, Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu, 4 April 2026. [Rena Pangesti/Suara.com]
Dandhy Laksono dan Aji Yahuti Ramyakim, sutradara film Menolak Punah ditemui di Balai Budaya, Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu, 4 April 2026. [Rena Pangesti/Suara.com]

Ney Dinan, salah satu sosok yang tampil dalam film dokumenter Menolak Punah menelusuri proses penanaman kapas hingga pencarian terhadap pewarnaan alami.

Ia juga menunjukkan perbedaan kapas dan benang berbahan polyester jika dibakar. 

Saat kapas dibakar, benda tersebut lama kelamaan akan berubah menjadi abu dan hilang. Sehingga tidak akan menyebabkan limbah.

Sementara benang berbahan polyester serta plastik, akan sulit terurai dan tetap menjadi plastik.

Fenomena soal dampak dari plastik dan polyester terhadap kesehatan juga lingkungan inilah yang menjadi sorotan dalam film Menolak Punah.

Di tengah fakta yang cukup ironis, film ini juga memberikan solusi bagaimana meminimalisir penyebaran busana berbahan plastik dan polyester.

Pertama, melihat mengenai bahan yang terkandung pada baju yang dibeli. Selanjutnya, menekan jumlah pembelian baju.

Dandhy Laksono, sutradara dalam film Menolak Punah mengatakan, jika masyarakat tidak memberikan rasa waspada terhadap fenomena ini, maka dikhawatirkan penyakit tersebut bisa menyerang mereka.

Hal itu dipaparkan usai acara nobar Menolak Punah sekaligus diskusi yang digelar di Balai Budaya, Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu, 4 April 2026.

"Jika kita kaitkan dengan isu public health atau kesehatan manusia dan ya dengan paparan mikroplastik sebesar itu, program MBG atau BPJS enggak akan sanggup menghadapi ledakan masalah penyakit degeneratif di kemudian hari," kata Dandhy Laksono.

"Bahkan kalau MBG enggak dikorupsi pun atau MBG bukan ATM politik pun, MBG dikerjain benar saja enggak akan sanggup mengantisipasi ledakan penyakit degeneratif itu," imbuhnya.

Penasaran seperti apa film Menolak Punah? Penayangan film Dokumenter ini masih berlangsung di Balai Budaya dari 4-9 April 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskusi Buku Dibubarkan, Guru Besar UII Sebut Aparat Anti Sains dan Mengancam Demokrasi

Diskusi Buku Dibubarkan, Guru Besar UII Sebut Aparat Anti Sains dan Mengancam Demokrasi

News | Senin, 22 Desember 2025 | 17:16 WIB

Dibubarkan Sebelum Diskusi Dimulai, Buku Reset Indonesia Dianggap Ancaman?

Dibubarkan Sebelum Diskusi Dimulai, Buku Reset Indonesia Dianggap Ancaman?

Liks | Senin, 22 Desember 2025 | 18:26 WIB

Kenapa Dinamakan Dirty Vote II o3? Makna Otot, Otak, Ongkos di Karya Dandhy Laksono

Kenapa Dinamakan Dirty Vote II o3? Makna Otot, Otak, Ongkos di Karya Dandhy Laksono

Lifestyle | Senin, 20 Oktober 2025 | 14:30 WIB

Profil 4 Pemeran Film Dirty Vote II o3, Rekam Jejak Pendidikan Prestisius

Profil 4 Pemeran Film Dirty Vote II o3, Rekam Jejak Pendidikan Prestisius

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 13:12 WIB

Link Nonton Dirty Vote II o3 Karya Dandhy Laksono, Gratis Full Movie

Link Nonton Dirty Vote II o3 Karya Dandhy Laksono, Gratis Full Movie

Lifestyle | Senin, 20 Oktober 2025 | 12:22 WIB

Film Dokumenter Dirty Vote 2 Bahas Apa? Karya Dandhy Laksono Bakal Segera Rilis

Film Dokumenter Dirty Vote 2 Bahas Apa? Karya Dandhy Laksono Bakal Segera Rilis

Lifestyle | Minggu, 19 Oktober 2025 | 10:14 WIB

Terkini

Sustainability Tak Harus Rumit, Ini Cara Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Keseharian

Sustainability Tak Harus Rumit, Ini Cara Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Keseharian

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:11 WIB

KBRI Riyadh Minta WNI Waspada Usai Serangan Houthi Guncang Arab Saudi

KBRI Riyadh Minta WNI Waspada Usai Serangan Houthi Guncang Arab Saudi

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:08 WIB

Sindikat Narkoba Malang: Polisi Gulung 175 Tersangka, Sita Sabu Kiloan hingga 2 Ton Kimia

Sindikat Narkoba Malang: Polisi Gulung 175 Tersangka, Sita Sabu Kiloan hingga 2 Ton Kimia

Malang | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:07 WIB

Kondisi Keuangan Berubah, 4 Shio Ini Berpeluang Dapat Rezeki Setelah 10 Oktober 2026

Kondisi Keuangan Berubah, 4 Shio Ini Berpeluang Dapat Rezeki Setelah 10 Oktober 2026

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Raja Malaysia Minta Sekolah Ditutup Jika Pencemaran Udara Kebakaran Hutan Makin Parah

Raja Malaysia Minta Sekolah Ditutup Jika Pencemaran Udara Kebakaran Hutan Makin Parah

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:03 WIB

Review Novel Burung-Burung Manyar: Saat Perang dan Sejarah Merenggut Tempat Kita Pulang

Review Novel Burung-Burung Manyar: Saat Perang dan Sejarah Merenggut Tempat Kita Pulang

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Karhutla Palangka Raya Meluas, 1.407 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Palangka Raya Meluas, 1.407 Hektare Lahan Terbakar

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di RE Martadinata, Polresta Bandar Lampung Ringkus 2 Pengedar dan 1 Pemakai

Gerebek Sarang Narkoba di RE Martadinata, Polresta Bandar Lampung Ringkus 2 Pengedar dan 1 Pemakai

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:59 WIB

Babak Baru Ijazah Gibran, Denny Indrayana cs Mau Audiensi ke DPR, DPD, hingga MPR

Babak Baru Ijazah Gibran, Denny Indrayana cs Mau Audiensi ke DPR, DPD, hingga MPR

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:53 WIB

Hasil Drawing IBL All Indonesian 2026: Satria Muda dan Dewa United Pisah Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesian 2026: Satria Muda dan Dewa United Pisah Grup

Sport | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:43 WIB

×