Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik

Ferry Noviandi, Tiara Rosana

Rabu, 08 Juli 2026 | 20:14 WIB
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
Film Munafi: Melawan Iblis bukan hanya menebar ketakutan, film ini juga mengangkat kisah kehilangan, keikhlasan, hingga pertarungan batin yang menjadi fondasi cerita. [Instagram]
baca 10 detik
  • Film Munafik: Melawan Iblis arahan sutradara Guntur Soeharjanto dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.
  • Kisah berfokus pada Ustaz Adam yang terpaksa kembali melakukan ruqyah di tengah teror gaib setelah mengalami kehilangan istrinya.
  • Produksi film ini mengombinasikan unsur horor supranatural dengan drama keluarga yang mendalam tentang keikhlasan serta pertarungan batin manusia.

Suara.com - Film horor kerap identik dengan teror, penampakan, dan jump scare. Namun, para pemain Munafik: Melawan Iblis memastikan film terbaru mereka menawarkan sesuatu yang berbeda. 

Selain menghadirkan unsur supranatural, film ini juga mengangkat kisah kehilangan, keikhlasan, hingga pertarungan batin yang menjadi fondasi cerita.

Hal itu diungkap Donny Damara, Widi Dwinanda, dan Faqih Alaydrus saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Rabu (8/7/2026).

Widi Dwinanda menjelaskan, Munafik: Melawan Iblis berpusat pada sosok Ustaz Adam (Arya Saloka), seorang ahli ruqyah yang memutuskan berhenti setelah kehilangan sang istri, Aini. 

Namun, keadaan memaksanya kembali menghadapi gangguan gaib ketika hanya dirinya yang dianggap mampu menolong.

(dari kiri) Donny Damara , Faqih Alaydrus, dan Widi Dwinanda saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Rabu (8/7/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]
(dari kiri) Donny Damara , Faqih Alaydrus, dan Widi Dwinanda saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Rabu (8/7/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]

"Film Munafik ini menceritakan tentang Ustaz Adam yang memang sangat punya keahlian untuk meruqyah. Namun, setelah kehilangan istrinya, Aini, dia mulai berhenti untuk meruqyah karena kehilangan yang sangat-sangat dalam," kata Widi.

"Tapi ternyata dia menemukan ataupun ada di kondisi yang memang harus meruqyah kembali karena tidak ada yang sanggup. Hanya Ustaz Adam yang bisa diandalkan. Dari situlah mulai terjadi teror-teror yang hadir di Munafik ini," katanya menyambung.

Di film tersebut, Donny Damara memerankan Haji Mansur, sosok yang dihormati masyarakat desa karena dikenal sebagai tokoh dermawan sekaligus sesepuh.

"Tokoh saya namanya Haji Mansur. Bagaimana dia menjadi orang yang dianggap tokoh, sesepuh, atau sebagai orang yang dermawan di situ," ujar Donny.

baca juga

Sementara itu, Faqih Alaydrus memerankan Amir, putra Ustaz Adam dan Aini yang memiliki kedekatan emosional dengan kedua orangtuanya.

"Kalau aku di film ini menjadi Amir, anaknya Ustaz Adam dan Umi Aini. Karakternya sangat penyayang sama Abi Uminya, sangat ingin bersama terus dengan Abi Uminya," tutur Faqih.

Aktor Donny Damara turut membintangi film Munafik: Melawan Iblis. Donny berkunjung ke kantor Suara.com, Rabu (8/7/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]
Aktor Donny Damara turut membintangi film Munafik: Melawan Iblis. Donny berkunjung ke kantor Suara.com, Rabu (8/7/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]

Adapun Widi memerankan Aini, istri Ustaz Adam yang menjadi sosok penting dalam kehidupan sang suami.

"Aini ini punya karakter yang sangat keibuan dan sangat mendukung apa yang dilakukan oleh suaminya, Ustaz Adam, meskipun apa yang dilakukan ini punya risiko yang besar," ucap Widi.

Menurutnya, hubungan Aini dan Ustaz Adam memang sengaja dibangun sangat kuat karena menjadi alasan utama mengapa tokoh tersebut begitu terpukul setelah kehilangan sang istri.

Untuk membangun hubungan itu, Widi mengaku ia dan Arya Saloka sudah menjalani proses pendalaman karakter bahkan sebelum pembacaan naskah dimulai.

"Kami ada acting coach dulu sebelum baca naskahnya. Kami dilatih untuk bisa ngobrol seakan-akan dia adalah suami saya dan saya istrinya Arya Saloka. Jadi sebelum masuk naskah, feel suami-istrinya sudah dibangun dulu," imbuhnya.

Hal serupa juga dilakukan terhadap hubungan ibu dan anak antara dirinya dengan Faqih Alaydrus.

"Bahkan dari saat reading kami juga dibiasakan bukan jadi Widi ataupun Faqih lagi, tapi bagaimana conversation-nya itu sebagai ibu dan anak yaitu Aini dan Amir. Jadi pas di lokasi enggak ada kesulitan yang berarti,"tuturnya.

Di balik proses syuting, ketiganya juga menghadapi tantangan yang tidak ringan. Bagi Widi, adegan paling berat justru ketika dirinya harus menjalani proses menjadi pocong di lokasi pemakaman asli pada dini hari.

"Itu benar-benar lokasinya bukan set, tapi benar-benar di kuburan. Jam setengah satu pagi, lalu adegannya sedang hujan," ucap Widi.

"Ketika dibalikin, kondisinya ada tanah dan air. Itu benar-benar masuk (ke hidung). Aku takutnya ada mikroekspresi yang ketangkap karena kan refleks," katanya mengenang. 

Selain itu, ia juga harus menjalani adegan kecelakaan di tengah hutan dengan kondisi hujan hingga subuh.

"Itu berdarah-darah, di aspal, adegannya hujan, lengkap sudah, dan luar biasa dingin," tuturnya.

Pengalaman tak kalah menantang juga dialami Faqih Alaydrus. Sebagai film horor pertamanya, ia harus menjalani syuting malam hari di tengah hutan.

"Adegan kecelakaan paling mengesankan karena kita take jam setengah tiga pagi. Aku harus tiduran di tanah, keguling-guling, hujan-hujanan," ujar Faqih.

Menariknya, aktor muda itu mengaku bukan hantu yang paling membuatnya khawatir saat syuting.

"Aku sih enggak takut hantu di sana, tapi takutnya ular lewat," ucapnya sambil tertawa.

Donny Damara pun memiliki pengalaman ekstrem saat harus menjalani adegan tubuhnya terbakar.

"Salah satu adegan yang menurut saya ekstrem adalah waktu Haji Mansur berkelahi dengan Ustaz Adam. Di akhir perkelahian itu saya terbakar," kata Donny.

Aktor 59 tahun tersebut mengaku sempat deg-degan, tetapi tim stunt telah mempersiapkan seluruh prosedur keamanan secara matang.

"Saya dilumuri gel yang dingin sekali, kemudian dialirkan cairan sehingga apinya menjalar. Benar-benar dipastikan aman dulu. Itu pengalaman pertama saya dibakar dan ternyata aman," bebernya.

Menariknya, Munafik: Melawan Iblis juga menjadi film horor pertama sepanjang karier Donny Damara.

Hal serupa juga dirasakan Faqih Alaydrus yang baru pertama kali terlibat dalam produksi horor.

"Karena aku belum pernah film horor, jadi aku tertarik untuk main film ini. Menurut aku film horor ini melatih keberanian," kata Faqih.

Setelah menjalaninya, ia mengaku justru menjadi lebih berani.

"Lebih kayak enggak takut sih sama hal-hal yang seperti itu. Jadi lebih berani," tuturnya.

Sementara itu, Donny menilai kekuatan utama Munafik bukan hanya pada unsur horornya, melainkan bagaimana film ini menampilkan praktik ruqyah yang menurutnya lebih dekat dengan kenyataan.

"Yang menarik adalah bagaimana cara meruqyah. Ruqyah yang benar dengan dibacakan ayat suci yang benar, dengan tajwid yang benar," ujarnya.

"Saya juga baru tahu cara meruqyah orang itu ternyata tenang saja. Kalau di film memang untuk kebutuhan adegan harus sedikit dieksaserasi," ucapnya menambahkan.

Di sisi lain, Widi menilai penonton tidak hanya akan disuguhkan teror, tetapi juga drama keluarga yang kuat.

"Ini bukan cuma horor yang menakut-nakuti. Bagaimana kita melihat proses damai dalam diri seseorang terhadap kehilangan, rasa duka, dan akhirnya dia berani untuk terus berjalan, menerima takdir," ujar Widi.

Ia berharap penonton akan pulang dengan perasaan yang bercampur aduk setelah menyaksikan film tersebut.

"Kayaknya akan mengharu biru, karena dibungkus bukan cuma horor, tapi juga proses mengikhlaskan kehilangan," katanya.

Donny pun berharap Munafik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga meninggalkan pesan bagi penonton.

"Film itu ada hiburan, ada informasi, ada juga pembelajaran. Mungkin yang saya tarik hampir sama seperti Mbak Widi, harus ada ikhlas. Minimal begitu mereka beranjak dari tempat duduk pasti ngomongin film itulah. Mudah-mudahan banyak yang masih ngomongin yang baik. Minimal terhiburlah," imbuhnya.

Munafik: Melawan Iblis merupakan film horor religi Indonesia yang diadaptasi dari film Malaysia berjudul sama karya Syamsul Yusof. Versi Indonesia disutradarai Guntur Soeharjanto dan diproduseri Oswin Bonifanz. 

Film ini dibintangi Arya Saloka, Donny Damara, Widi Dwinanda, Faqih Alaydrus, Acha Septriasa, Nova Eliza, Elvira Devinamira, Dimas Aditya, dan sejumlah aktor lainnya. 

Cerita berfokus pada Ustaz Adam yang kembali melakukan ruqyah setelah kehilangan sang istri, di tengah teror gaib yang menguji keimanan dan keteguhan batinnya. 

Film produksi Unlimited Production bekejra sama dengan Skop Official ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan

Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan

Entertainment | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Fajar Nugra Gunakan Pakaian Dalam Wanita untuk Pelet di Film Pemikat Jiwa

Fajar Nugra Gunakan Pakaian Dalam Wanita untuk Pelet di Film Pemikat Jiwa

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:51 WIB

NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'

NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 22:05 WIB

Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda

Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda

Entertainment | Kamis, 18 Juni 2026 | 06:15 WIB

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:28 WIB

Mengungkap Misteri Hilangnya Personel Band di Saranjana: Kota Ghaib, Malam Ini di ANTV

Mengungkap Misteri Hilangnya Personel Band di Saranjana: Kota Ghaib, Malam Ini di ANTV

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:17 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×