Pangeran William Murka Usai Raja Charles Minta Kate Middleton Ganti Nama

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:15 WIB
Pangeran William Murka Usai Raja Charles Minta Kate Middleton Ganti Nama
Kate Middleton (x.com)
baca 10 detik
  • Pangeran William marah besar atas usulan Raja Charles yang meminta Kate Middleton mengganti ejaan namanya.

  • Usulan perubahan nama dari Catherine menjadi Katherine diajukan demi menyesuaikan monogram resmi pihak kerajaan.

  • Kate Middleton menolak perubahan nama tersebut namun tetap menjaga hubungan baik dengan Raja Charles.

Suara.com - Pangeran William meradang akibat usulan Raja Charles III dan Ratu Camilla yang meminta Kate Middleton mengubah ejaan nama depannya. Keinginan pihak Istana agar sang Putri Wales mengganti huruf depan namanya menjadi "Katherine" dinilai sebagai permintaan yang sangat merendahkan.

Buku biografi terbaru karya Christopher Andersen membongkar ketegangan di balik tembok istana yang dipicu oleh kekhawatiran tumpang-tindih monogram kerajaan. William menganggap desakan tersebut tidak hanya melukai perasaan istrinya, melainkan juga menghina seluruh keluarga besar Middleton.

Potongan sejarah ini memberikan sudut pandang baru mengenai ketatnya aturan pencitraan serta dinamika perebutan pengaruh di dalam struktur monarki Inggris. Keputusan untuk mempertahankan identitas asli Kate menunjukkan bahwa William siap berkonfrontasi demi membela martabat pasangannya sejak awal pernikahan.

Kate Middleton Kunjungi Rumah Sakit Royal Marsden di South Kensington (Instagram/royalmarsdennhs)
Kate Middleton Kunjungi Rumah Sakit Royal Marsden di South Kensington (Instagram/royalmarsdennhs)

Dalam bukunya yang berjudul "Kate! The Courage, Grace, and Power of the Woman Who Will Be Queen," Andersen membeberkan alasan pragmatis di balik usulan kontroversial tersebut, dikutip dari Foxnews.

Raja Charles dan Ratu Camilla khawatir keberadaan huruf C ketiga akan merusak keserasian lambang resmi kerajaan.

"Charles dan Camilla masing-masing memiliki monogram kerajaan yang terdiri dari huruf C yang saling mengunci di bawah mahkota, dan mereka menyatakan keprihatinan bahwa cypher kerajaan ketiga dengan huruf C terlalu berlebihan," tulis Christopher Andersen dalam biografinya.

"Apakah Kate keberatan jika dia mengubah ejaan nama lengkapnya dari 'Catherine' menjadi 'Katherine.'"

Mendengar permintaan tersebut, William tidak tinggal diam dan langsung mengambil sikap tegas untuk mewakili istrinya. Pangeran Wales menilai instruksi dari pimpinan tertinggi kerajaan itu semata-mata dibuat untuk menyenangkan posisi Camilla.

"Tersinggung oleh perintah lain dari atas yang pada dasarnya bertujuan untuk memenangkan hati Camilla, William yang marah membalas atas nama istrinya. Permintaan itu tidak lain adalah 'menghina,' katanya kepada ayahnya, tidak hanya bagi Kate tetapi juga bagi seluruh keluarganya," tambah Andersen dalam bukunya.

baca juga

Pencitraan dan Proteksi Ketat William

Meskipun publik dunia lebih akrab menyapa dengan sebutan Kate, nama asli sang putri yang terdaftar secara resmi adalah Catherine. Pihak Juru Bicara Istana Kensington yang dimintai konfirmasi oleh Fox News Digital memilih tidak memberikan komentar terkait isi buku tersebut.

Andersen menilai insiden ini menjadi cermin besar tentang betapa dominannya peran personal branding di lingkaran keluarga kerajaan. Pertarungan pengaruh dan gengsi antaranggota dinasti tercermin bahkan dari hal sekecil tata cara penulisan nama.

"Seluruh sifat dari permintaan Charles dan Camilla — bahwa Catherine menambahkan terlalu banyak huruf C pada lambang kerajaan — menunjukkan betapa berharganya citra dan branding bagi anggota keluarga kerajaan. Monarki benar-benar sebuah permainan saling mengungguli yang besar," kata Andersen kepada Fox News Digital.

Sejak awal menjalin hubungan, prioritas utama William adalah melindungi keamanan serta ketenangan hidup Catherine dari segala tekanan internal maupun eksternal. William bahkan pernah mengambil langkah hukum secara agresif saat foto tanpa busana istrinya dipublikasikan oleh media Prancis pada 2012.

"Dia dengan marah memerintahkan pengacara Istana untuk menuntut dan bahkan ingin mereka yang terlibat diproses secara pidana di bawah undang-undang privasi Prancis," kata Andersen. "Ketika mereka mulai berkeluarga, William-lah yang memastikan bahwa Kate tidak dipaksa mengambil beban kerja kerajaan yang terlalu berat jika itu berarti dia harus menghabiskan terlalu banyak waktu jauh dari anak-anak mereka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026

Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:49 WIB

Hadiri Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III, Mendagri Tito Apresiasi Kemitraan Indonesia - Inggris

Hadiri Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III, Mendagri Tito Apresiasi Kemitraan Indonesia - Inggris

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:29 WIB

McGinn: Pangeran William di Ruang Ganti Sebelum Aston Villa Juara Liga Europa

McGinn: Pangeran William di Ruang Ganti Sebelum Aston Villa Juara Liga Europa

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:22 WIB

Terkini

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

10 Cara Mengatasi Flek Hitam Melasma akibat Efek Samping KB

10 Cara Mengatasi Flek Hitam Melasma akibat Efek Samping KB

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bagaimana Ocean Calculator Menghitung Manfaat Laut yang Selama Ini Sulit Terlihat?

Bagaimana Ocean Calculator Menghitung Manfaat Laut yang Selama Ini Sulit Terlihat?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bagaimana AI Dapat Membantu dalam Memetakan Hutan Dunia?

Bagaimana AI Dapat Membantu dalam Memetakan Hutan Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:13 WIB

5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Race Day, Nyaman Dipakai Maraton hingga Garis Finis

5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Race Day, Nyaman Dipakai Maraton hingga Garis Finis

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:13 WIB

×