- Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memimpin parade kendaraan tempur pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).
- Ribuan warga memadati rute dari Kelurahan Pondok Jagung menuju Lapangan Batalyon Kavaleri 9 untuk menyaksikan iring-iringan tank.
- Unggahan kegiatan tersebut di media sosial mendapat kritik dari warganet yang menyoroti masalah infrastruktur dan pelayanan publik.
Suara.com - Parade kendaraan tempur mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (17/8/2026).
Iring-iringan tank menjadi salah satu atraksi yang menarik perhatian warga di sepanjang jalur yang dilalui.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan memimpin rombongan kendaraan tempur dari Kantor Kelurahan Pondok Jagung menuju Lapangan Batalyon Kavaleri 9, Serpong Utara.
Parade kendaraan tempur tersebut menjadi bagian dari tradisi peringatan Hari Kemerdekaan di Tangsel.
Kehadiran tank di tengah permukiman dan jalan perkotaan membuat sejumlah warga keluar rumah untuk menyaksikan langsung iring-iringan tersebut.
Ribuan warga disebut memadati sejumlah titik sepanjang rute.
Warga mengabadikan momen parade kendaraan tempur yang menjadi bagian dari kemeriahan peringatan HUT ke-81 RI.
Setibanya di Lapangan Batalyon Kavaleri 9, rombongan mengikuti rangkaian upacara pengibaran Bendera Merah Putih.
Meski parade mendapat perhatian, unggahan mengenai kegiatan tersebut juga memunculkan beragam komentar di media sosial humas pemkot Tangsel.
Sejumlah warganet justru mengalihkan perhatian dari parade tank ke persoalan infrastruktur dan pelayanan publik di Tangerang Selatan.
Beberapa komentar menyinggung kondisi jalan, lampu penerangan jalan umum (PJU), kemacetan, hingga transportasi umum.
Ada pula warga yang meminta pemerintah daerah lebih sering turun langsung melihat kondisi fasilitas publik.
“Ga usah dadah-dadah, jalan benerin, transum perbanyak,” tulis salah satu warganet dalam kolom komentar.
Komentar lain menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan yang dinilai masih membutuhkan perbaikan.
“PJU mati, jalanan rusak,” tulis akun lainnya.
Kondisi akses menuju Stasiun Rawa Buntu, BSD, juga ikut disorot.
Seorang warganet meminta Pemkot Tangsel memperhatikan jalan di sekitar stasiun yang disebut mengalami kerusakan dan kerap tergenang saat hujan.