- Idgitaf tampil di Cherrypop 2026 dengan membawakan delapan lagu.
- Ia menyinggung korupsi, kondisi Indonesia, dan ketidakadilan di sela penampilannya.
- Idgitaf mengajak penonton menggunakan platform yang dimiliki untuk ikut menyuarakan keresahan.
Suara.com - Festival musik Cherrypop 2026 digelar selama dua hari di kawasan Candi Prambanan. Pada hari pertama, Sabtu (22/8/2026), penyanyi Idgitaf menjadi salah satu penampil yang mengisi gelaran ini.
Idgitaf tampil di Nanaba Stage sekitar pukul 16.00 WIB. Pada waktu yang sama, Murphy Radio, Untu, dan Loomers juga tampil di panggung yang berbeda.
Meski hari masih sore, area Nanaba Stage sudah dipadati penonton yang ingin menyaksikan penampilan Idgitaf.
Dalam penampilannya di Cherrypop 2026, Idgitaf membawakan delapan lagu. Ia membuka set dengan lagu dari album terbarunya, Berusaha di Bawah Hujan.
Setelah itu, Idgitaf membawakan Mengudara. Lagu tersebut disambut antusias oleh penonton yang ikut bernyanyi bersama.
Usai Mengudara, Idgitaf melanjutkan penampilannya dengan Tenang Saja (Ini Hanya Fase). Sebelum lagu dimulai, ia menyampaikan pesan yang menyinggung kondisi pemerintahan dan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Lewat pengantarnya, Idgitaf menyindir mereka yang dianggap zalim dan melakukan korupsi. Ia berharap akan ada perubahan, termasuk ketika orang-orang yang sebelumnya berbuat zalim atau terlibat korupsi akhirnya menyadari kesalahannya.
"Bisa ditenangkan sama diri kita sendiri, mungkin ini hanya fase. Mungkin yang tadinya zalim, udah enggak zalim. Mungkin yang tadinya gila-gila korupsi, jadi sadar," katanya.
Ia juga menambahkan bahwa perubahan tersebut bisa terjadi pada berbagai persoalan, termasuk perselingkuhan.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengantar untuk lagu barunya, Tenang Saja (Ini Hanya Fase), yang masuk dalam album terbarunya.
"Mungkin yang tukang selingkuh jadi sadar. Tenang saja ini hanya fase, lagu baru dari Idgitaf di album terbaru," sambungnya.
Selesai membawakan Tenang Saja (Ini Hanya Fase), Idgitaf beralih ke lagu yang menjadi OST film Home Sweet Loan, yakni Berhenti di Aku. Penampilan ini tak kalah membuat penonton larut. Mereka kembali ikut bernyanyi hingga suasana di Nanaba Stage semakin ramai.

Lanjut, penyanyi muda itu membawakan lagu Takut.
Suasana semakin ramai ketika penonton ikut menyanyikan lagu tersebut bersama Idgitaf. Sang penyanyi juga sempat mengajak penonton bernyanyi bersama sepanjang lagu.
Setelah lagu tersebut selesai, Idgitaf menyapa penonton dan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Cherrypop karena telah menempatkannya dalam jajaran penampil hari pertama. Ia menyadari musiknya berada di tengah deretan penampil dengan karakter musik yang lebih keras.
Idgitaf juga sempat merasa heran mengapa dirinya ditempatkan dalam susunan tersebut. Namun, melihat banyaknya penonton yang datang menyaksikan penampilannya, ia mengaku tetap senang.
"Aku hari ini sangat-sangat berterima kasih kepada Cherrypop Fest sudah mengajarkan Idgitaf di gempuran line up yang (sambil memperagakan gestur tangan khas rocker), ada Idgitaf di sini. Sebenarnya aku juga bertanya-tanya kenapa aku di sini, tapi yang nonton aku banyak, jadi aku juga senang akhirnya," beber Idgitaf.
Di sela penampilannya, Idgitaf kemudian menyinggung kondisi Indonesia yang menurutnya sedang tidak baik-baik saja.
Ia menyadari bahwa ada banyak hal yang mungkin menjadi pertimbangan bagi penonton untuk tetap datang dan menikmati festival musik di tengah situasi tersebut.
"Sebelum aku lanjut ke lagu berikutnya, aku sadar betul negara kita sekarang ini sedang tidak baik-baik saja dan aku yakin banyak sekali hal yang jadi pertimbangan teman-teman untuk setidaknya menikmati hiburan festival seperti ini," tuturnya.
Idgitaf pun mengajak penonton untuk memanfaatkan platform yang mereka miliki untuk menyuarakan persoalan yang dianggap penting, termasuk soal ketidakadilan.
Ia menilai masyarakat sudah merasa lelah dengan berbagai bentuk ketidakadilan dan meminta penonton menggunakan ruang yang mereka miliki secara bijak.
"Aku berharap teman-teman yang ada di sini menggunakan sedikit banyaknya platform yang kamu punya untuk menyuarakan, karena kita sudah muak sama ketidakadilan ini. Siapa yang suka dengan keadaan ini? Jadi, gunakanlah platform-mu dengan baik," sambungnya.
Setelah menyampaikan pesan tersebut, Idgitaf melanjutkan penampilannya dengan Masih Ada Cahaya dan Satu-Satu. Ia kemudian menutup set dengan Sedia Aku Sebelum Hujan.

Sebagai informasi, Cherrypop 2026 menjadi penyelenggaraan kelima festival ini. Tahun ini, Cherrypop mengusung tema "Repelita Musik", yang merupakan kependekan dari Rekreasi, Peristiwa, dan Lima Tahun Musik.
Tema tersebut menjadi cara Cherrypop melihat kembali perjalanan festival selama lima tahun sekaligus memaknai keberadaannya di tengah perkembangan skena musik.
Penyelenggaraan tahun kelima juga ditandai dengan perpindahan lokasi ke kawasan Candi Prambanan. Area yang lebih luas diharapkan dapat memberikan pengalaman festival yang tidak hanya berpusat pada panggung musik, tetapi juga membuka ruang bagi pengunjung untuk bersantai, berinteraksi, dan menikmati suasana di sekitar venue.
Konsep "Rekreasi" dalam Repelita Musik merujuk pada gagasan bahwa festival dapat menjadi ruang untuk sejenak keluar dari rutinitas.
Sementara itu, "Peristiwa" menggambarkan Cherrypop sebagai titik temu bagi musisi, komunitas, pekerja kreatif, dan penonton dengan latar belakang yang beragam.