- Maia Estianty memperoleh kekayaan mandiri dari industri musik, kanal YouTube, royalti lagu, serta berbagai bisnis kecantikan dan kuliner sejak era 1990-an.
- Irwan Mussry menjabat sebagai CEO Time International yang mendistribusikan barang mewah dan menghasilkan pendapatan tahunan mencapai triliunan rupiah di Indonesia.
- Pasangan yang menikah sejak 2018 ini memiliki gaya hidup mewah, namun tidak ada data resmi yang mengungkap angka pasti total kekayaan pribadi mereka.
Kekayaan Irwan Mussry
![Irwan Mussry. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/06/28/79874-irwan-mussry.jpg)
Irwan Mussry adalah pengusaha yang jauh lebih berorientasi pada bisnis korporasi skala besar. Ia menjabat sebagai CEO dan Presiden Direktur PT Timerindo Perkasa International atau Time International, perusahaan yang menjadi distributor resmi berbagai merek jam tangan mewah dan barang luxury di Indonesia.
Perusahaan tersebut menangani merek-merek seperti Rolex, Cartier, TAG Heuer, Tudor, Chopard, hingga fashion high-end seperti Chanel, Fendi, Celine, Valentino, dan Berluti. Time International juga mendistribusikan produk kecantikan Korea seperti Laneige dan Innisfree.
Menurut data seperti RocketReach, pendapatan tahunan Time International diperkirakan mencapai sekitar US$76,8 juta atau setara Rp1,2–1,3 triliun. Perusahaan ini memiliki jaringan lebih dari 90 hingga 100 gerai di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara.
Skala operasi ini menjadikan Time International sebagai salah satu pemain utama di industri barang mewah Tanah Air. Irwan sendiri pernah dijuluki “Master of Luxury Goods” oleh Forbes pada 2018.
Selain bisnis utama tersebut, Irwan memiliki portofolio di properti, investasi, produksi film. Ia pernah terlibat sebagai produser di beberapa judul seperti The Raid dan Foxtrot Six, serta usaha kuliner seperti Sweet Monster Popcorn yang sempat ekspansi ke luar negeri.
Gaya hidupnya mencerminkan kekayaan besar, termasuk kepemilikan jet pribadi jenis Gulfstream G650 yang harganya ditaksir sekitar US$70 juta atau lebih dari Rp1 triliun.
Beberapa klaim viral menyebut total kekayaan mencapai Rp120 triliun, namun angka tersebut tidak didukung data resmi dan cenderung berlebihan. Yang lebih realistis adalah bahwa kekayaan pribadinya diperkirakan berada di kisaran triliunan rupiah, didukung oleh aset perusahaan, properti, dan investasi lainnya.
Perbedaan paling mencolok terletak pada skala dan sifat sumber kekayaan. Maia Estianty mengandalkan karier hiburan, konten digital, dan bisnis menengah yang lebih personal, sementara Irwan Mussry memimpin perusahaan distribusi barang mewah dengan omzet tahunan triliunan rupiah.