Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih

Ferry Noviandi

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:22 WIB
Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
Bupati Indramayu Lucky Hakim meminta maaf kepada para pemilihnya, terkait kasus korupsi yang menjerat pasangannya, Syaefudin. [Suara.com/Rena Pangesti]
baca 10 detik
  • Kejati Jawa Barat resmi menahan Wakil Bupati Indramayu Syaefudin pada Jumat, 23 Oktober 2026.
  • Syaefudin ditahan atas dugaan korupsi tunjangan rumah dan transportasi DPRD periode 2019-2025 senilai Rp18,79 miliar.
  • Bupati Indramayu Lucky Hakim meminta maaf kepada pemilih serta menjamin pelayanan publik tetap berjalan normal.

Alokasi anggaran tersebut diduga sengaja dinaikkan secara sepihak untuk menanggung beban pajak menggunakan APBD, dengan total taksiran kerugian negara mencapai Rp18,79 miliar.

Jeratan hukum kian menguat setelah praperadilan yang diajukan kubu Syaefudin resmi ditolak oleh Pengadilan Negeri Bandung.

Tepis Spekulasi Liar

Di tengah pusaran perkara ini, muncul rumor politik yang mencoba mengaitkan Lucky Hakim ke dalam kasus tersebut.

Menyikapi hal itu, Lucky secara gamblang meluruskan konteks waktu terjadinya perkara agar masyarakat tidak terjerumus spekulasi tak berdasar.

"Betul, ada pihak-pihak yang sengaja mengaitkan masalah ini dengan bupati. Entah bupati siapa yang dimaksud, apakah saya atau bupati sebelumnya. Padahal peristiwa kasus ini terjadi di saat saya bukan bupati, melainkan wakil," ucapnya.

Meski demikian, Lucky tetap mengajak publik untuk menghargai asas praduga tak bersalah sebelum adanya putusan peradilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah).

"Saya yakin pihak kejaksaan bekerja sangat teliti dan berdasar bukti yang kuat. Namun perlu diingat, status tersangka belum tentu bersalah. Masih ada proses persidangan, dan di sanalah hak membela diri dibuka seluas-luasnya hingga putusan berkekuatan hukum tetap," kata Lucky.

Permohonan Maaf Tulus kepada Relawan dan Pemilih

baca juga

Di balik ketegasannya menjaga ritme birokrasi, Lucky mengaku merasakan beban emosional yang berat melihat kekecewaan para relawan, tim sukses, dan pendukung akar rumput yang telah berjuang memenangkan pasangan Lucky-Syaefudin pada kontestasi politik lalu.

Dengan kerendahan hati, sang bupati menyampaikan permohonan maaf mendalam atas kegaduhan hukum yang terjadi.

"Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemilih Paslon Nomor 2 (Lucky-Syaefudin) di Pilkada Indramayu 2024 atas peristiwa hukum ini. Pertanyaan, kekhawatiran, bahkan kecaman dari eks tim sukses dan loyalis banyak sekali yang masuk ke media sosial saya," ujar Lucky penuh haru.

Ia berjanji akan tetap tegak berdiri menuntaskan seluruh janji kampanye hingga masa pengabdiannya usai.

"Insya Allah visi dan misi akan terus kita kawal dan jalankan secara maksimal. Saya optimis menyelesaikan amanah ini sampai akhir masa jabatan dengan penuh tanggung jawab. Kepada Allah saya memohon perlindungan, dan saya mohon doa dari seluruh masyarakat agar Indramayu tetap menjadi daerah yang adil, makmur, dan sejahtera," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekam Jejak Wakil Bupati Indramayu, Pasangan Lucky Hakim Ditahan Kasus Korupsi Rp18,7 Miliar

Rekam Jejak Wakil Bupati Indramayu, Pasangan Lucky Hakim Ditahan Kasus Korupsi Rp18,7 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam

Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam

Entertainment | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Praperadilan Ditolak, Wabup Indramayu Terancam Dijemput Paksa Jaksa

Praperadilan Ditolak, Wabup Indramayu Terancam Dijemput Paksa Jaksa

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Kemarau Panjang, Waduk Cipancuh di Indramayu Berubah Jadi Hamparan Tanah Kering

Kemarau Panjang, Waduk Cipancuh di Indramayu Berubah Jadi Hamparan Tanah Kering

Foto | Senin, 28 September 2026 | 17:43 WIB

Sukses Lipat Gandakan Hasil Panen, Lucky Hakim Bongkar Kunci Sukses Pertanian Indramayu

Sukses Lipat Gandakan Hasil Panen, Lucky Hakim Bongkar Kunci Sukses Pertanian Indramayu

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Perempuan Diduga ODGJ Teriak-Teriak dan Ingin Peluk Bupati Indramayu saat Upacara HUT RI

Perempuan Diduga ODGJ Teriak-Teriak dan Ingin Peluk Bupati Indramayu saat Upacara HUT RI

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Terkini

Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih

Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih

Entertainment | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:22 WIB

Pengguna Pertamax Beralih, Kuota BBM Pertalite Jebol

Pengguna Pertamax Beralih, Kuota BBM Pertalite Jebol

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:22 WIB

Hilirisasi Makin Dominan, Investasi Nasional Tumbuh 7,2 Persen

Hilirisasi Makin Dominan, Investasi Nasional Tumbuh 7,2 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Ulasan Novel Membunuh Commendatore: Bahasa Simpel, Misteri Berlapis

Ulasan Novel Membunuh Commendatore: Bahasa Simpel, Misteri Berlapis

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:20 WIB

New Normal Jurnalistik: Saat Mesin Pencari dan Media Sosial Rebut Audiens Portal Berita

New Normal Jurnalistik: Saat Mesin Pencari dan Media Sosial Rebut Audiens Portal Berita

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Saiful Mujani Sindir Gus Irfan Angkat 2 Anaknya Jadi Tenaga Ahli Menteri Haji: Udah Dekat Kiamat

Saiful Mujani Sindir Gus Irfan Angkat 2 Anaknya Jadi Tenaga Ahli Menteri Haji: Udah Dekat Kiamat

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:12 WIB

9 Orang Gugur saat Padamkan Karhutla, Puan Desak Negara Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan

9 Orang Gugur saat Padamkan Karhutla, Puan Desak Negara Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan dan Fasilitas Vokasi di SMKN 2 Pacitan

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan dan Fasilitas Vokasi di SMKN 2 Pacitan

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun

Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun

Sumbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:55 WIB

AI Bikin Pengguna Tak Perlu Klik Berita, Media Online Hadapi Tantangan Traffic

AI Bikin Pengguna Tak Perlu Klik Berita, Media Online Hadapi Tantangan Traffic

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:52 WIB

×