Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda

Bernard Chaniago Suara.Com
Kamis, 02 Juli 2015 | 19:04 WIB
  • PBNU menilai akan terjadi perbedaan hari Raya Idul Fitri dikalangan ormas Islam dan Kementerian Agama.
    PBNU menilai akan terjadi perbedaan hari Raya Idul Fitri dikalangan ormas Islam dan Kementerian Agama.
  • Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
    Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
  • Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
    Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
  • Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
    Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
  • Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
    Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
  • PBNU menilai akan terjadi perbedaan hari Raya Idul Fitri dikalangan ormas Islam dan Kementerian Agama.
  • Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
  • Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
  • Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda
  • Penetapan Idul Fitri Berpotensi Beda

Suara.com - Ketua Lajnah Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) A. Ghazalie Masroeri memberikan pernyataan mengenai proses penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1436 H di Jakarta, Kamis (2/7). PBNU menilai akan terjadi perbedaan hari Raya Idul Fitri dikalangan ormas Islam dan Kementerian Agama. Berdasarkan data hisan LF PBNU, posisi hilal pada tanggal 29 Ramadhan 1436 H yang bertepatan dengan 16 Juli 2015 berada pada ketinggian 03 derajat 01 menit 58,9 detik, jarak busur 05 derajat 43 menit 58 detik, dan umur hilal 09 jam 26 menit 47,5 detik. Apabila hilal dapat dilihat, maka PBNU akan mengikhbarkan awal Syawal bertepatan dengan tanggal 17 Juli 2015. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI