Suara.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito memberikan keterangan pers kepada wartawan terkait perkembangan uji klinik obat kombinasi baru untuk COVID-19 di Jakarta, Rabu (19/8/2020). Kepala BPOM menyatakan hasil uji klinik tahap tiga obat kombinasi baru untuk COVID-19 hasil kerja sama TNI AD, BIN dan Universitas Airlangga (Unair) belum valid, pihaknya meminta peneliti untuk merevisi dan memperbaiki lagi hasil penelitiannya sesuai kaidah yang sudah ditentukan BPOM. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]
BPOM Nyatakan Uji Klinik Obat Covid-19 Belum Valid
Oke Atmaja Suara.Com
Rabu, 19 Agustus 2020 | 16:39 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
Budget Rp30 Ribu, Mending Beli Sunscreen Apa? Ini 6 Pilihan Murah yang Sudah BPOM
16 Februari 2026 | 21:00 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Foto | 07:00 WIB
Foto | 16:51 WIB
Foto | 16:38 WIB
Foto | 08:00 WIB
Foto | 06:00 WIB