Fresh.suara.com - Publik Twitter dihebohkan dengan pengakuan seorang perempuan yang mengalami pelecehan seksual di Stasiun Ciamis, Selasa (2/8/2022). Lewat akun Twitternya, @isfihanyfida, mengunggah rangkaian twit atau thread untuk menceritakan pengalaman buruk yang ia alami.
Pada unggahan pertama, ada seorang cleaning service stasiun yang sedang diinterogasi di dalam toilet oleh petugas KAI. Menurut perempuan yang jadi korban, petugas PT KAI yang sedang menginterogasi si cleaning service adalah Kepala Stasiun Ciamis.
“Yang sini ya bu ya? Tuh ibunya udah ngomong tuh, kamu yang ujung, nggak mungkin nggak,” cecar sang Kepala Stasiun.
Si cleaning service bersikukuh membantah apa yang dituduhkan sang Kepala Stasiun.
“Asli sumpah saya nggak, Kalau ada silakan, cek aja,” ujar si cleaning service.
“Lagi pipis malah direkam gimana sih ini staff nya @kai121,” tulis isfihany di video tersebut.
Melansir wawancara Ciamis.info kepada perempuan bernama Isfihany Fida tersebut, diketahui bahwa perempuan korban pelecehan itu tengah bepergian ke Ciamis dengan kereta api. Tiba di Ciamis Senin (1/8/2022) pukul 17.08 WIB dengan KA Serayu dari Bandung, Isfihany bergegas ke toilet untuk buang air kecil.
Singkat cerita, setelah selesai buang air kecil, Isfihany melihat ada ponsel yang diulurkan dari kamar toilet di sebelahnya. Saat dilihat, kamera ponsel menghadap arahnya.
Ia langsung bergegas keluar dan setelah cuci tangan, ia mengetuk-ketuk pintu untuk mengetahui apakah ada orang di ruang toilet samping tempat ia buang air kecil. Namun, tak ada jawaban.
Baca Juga: Soal Beras Dikubur di Depok, Hotman Paris Dampingi JNE Somasi Pihak yang Lancarkan Fitnah
Ia langsung meminta bantuan pada petugas PT KAI. Kepala Stasiun Ciamis turun langsung dan menunggu orang di dalam toilet tertutup sampai keluar.
Benar saja, keluarlah seorang petugas cleaning service laki-laki di kamar mandi perempuan tersebut. Ketika ditanya, ia tidak mengaku dan langsung meminta petugas memeriksa ponselnya, padahal belum ada pertanyaan mengenai ponsel.
“Ini video pelaku bersikukuh menyangkal perbuatannya. Para petugas @KAI121 saat mengetahui pelakunya staff cleaning service juga ikut malu iniii karna udah konkret banget gak ada siapa siapa lagi di toilet itu selain diaaa!!!” kicau Isfihany geram.
Sanksi bagi pelaku

Isfihany terus mendesak petugas untuk menuntaskan masalah tersebut.
“Di sini saya desak terus pihak @KAI121 untuk komitmennya dalam melindungi penumpang yang menjadi penyintas perilaku asusila dari staff cleaning servicec tersebut!!!” tulis Isfihany di unggahannya.
Polisi pun dipanggil. Dua petugas dari Polsek Ciamis datang dan melakukan interogasi dan pelaku mengakui perbuatannya.