Fresh.suara.com - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Ahmad Taufan Damanik membeberkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka Irjen Ferdy Sambo yang dilakukan pada Jumat 12 Agustus 2022.
Pada saat itu, Ahmad Taufan tengah diwawancarai oleh Aiman Witjaksono melalui video call yang terhubung di studio KompasTV.
Ketua Komnas HAM mengungkap jika pernyataan Ferdy Sambo sebelumnya harus dikaji lebih lanjut oleh penyidik perihal kebenarannya.
“Pengakuan saudara FS ( Ferdy Sambo) itu saya kira, meskipun harus diuji lagi. Saya bilang ke penyidik 'hati-hati, jangan nanti di pengadilan dicabut semua kesaksian semua, makanya harus didukung (bukti)," kata Ahmad Taufan Damanik, dikutip pada Kamis (18/8/22).
Potongan video pernyataan Komnas HAM yang juga diunggah pada akun @lambee.pedes memperlihatkan Ahmad Taufan ungkap dirinya sempat berbicara dengan tegas kepada Ferdy Sambo.
Pada saat itu, Ahmad mengatakan jika Ferdy Sambo mengakui kesalahannya dan menangis karena merasa bersalah telah melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J, sekaligus menyesal karena melibatkan Richard Eliezer alias Bharada E.
“Saya bilang 'kamu harus bertanggung jawab terhadap Richard ini. Kamu luar biasa, bukan hanya membunuh, tapi kemudian kamu bersalah. Apa kamu enggak mikir, ini orang dari desa, anak buahmu'. Itu diakui (FS) dan dia (FS) nangis," tutur Ahmad Taufan.
“Ferdy Sambo nangis?" tanya Aiman Witjaksono tak percaya
“Menangis,” jawab Ahmad Taufan.
Baca Juga: Ditantang dr Richard Lee Uji Kebal Jarum Infus, Begini Reaksi Pelapor Pesulap Merah
Lantas postingan dari lambee.pedes itu mendapat beragam komentar netizen yang tak percaya jika seorang Ferdy Sambo menangis, mengingat perbuatannya saat membunuh Brigadir J.
“Jejerin dong kek tahanan lainnya, pake baju orange trus dia yg ngomong depan mediaa Live!!! Baru gue percayaa dia ngmng dan nangis,” tulis @meilanihutapea90.
“Gak ada videonya berarti hoax,” kata akun @neviasandradewi.
“Hrs di sertai bukti…biar percaya,” tambah @dian_mardiani23.