Fresh.suara.com - Deddy Corbuzier belum lama ini ditantang oleh guru dari habib Jindan, Haji Ridwan untuk pembuktian adu tembak memakai Airsoft Gun.
Deddy Corbuzier pun menanggapi hal ini, ia merasa lucu dengan apa yang sedang di perseterukan itu. Menurutnya, ini tidak ada urusannya dengan dia.
“Pertama, apa urusannya sama gue, ente tembak-tembakan masa gue jadi TKP. Tembak pakai air soft gun. Bro, kalau mau adu tembak, pakai AK-47, di markas TNI. Lagian salah tempat, gue enggak ngurusin kalian bro, sana ke Densu atau Dokter Richard Lee. Indonesia dijajah Belanda Jepang dari dulu. Pahlawan kita mati banyak ketembak, ente malah mainan airsoft gun,” tulis Deddy Corbuzier di akun Instragram-nya, Senin (29/8/2022) malam.
Selain itu, ayah Azka tersebut menyatakan bahwa adu kebal tembak sebagai tantangan yang dibuat para oknum dukun telah pernah ia lakukan 16 tahun yang lalu.
"Buat para oknum dukun yang masih mau adu kebal tembak pakai AIRSOFT GUN, BOOOS Udah gue lakuin 16 tahun yang lalu LIVE pakai senjata tajam dari INTELKAM dan ijin resmi. Peluru tajam, ditandatangani," kata Deddy, dikutip dari Instagram, Selasa (30/8/22).
Kemudian, Deddy mengatakan bahwa 16 tahun lalu yang ia menampilkan pertunjukan sulap yang bernama Bullet Catch yang merupakan salah satu permainan terbahaya di dunia.
Bahkan, telah merenggut 13 nyawa pesulap dunia yang salah satunya adalah anak dr Robert Houdini, father of modern magic.
"Merenggut 13 nyawa Pesulap dunia, salah satunya adalah adalah anak dr Robert Houdin," ujarnya.
"Sejak saat itu permainan ini dianggap terkutuk dan dilarang di mana-mana," sambungnya
Baca Juga: Kontradiksi Isi Surat Ferdy Sambo dengan Sikapnya di Dunia Nyata
Lebih lanjut Deddy mengatakan jika sebelum para dukun-dukun itu menyatakan niatnya dengan mengadu ilmu kebal menggunakan senjata api, dirinya telah lebih dahulu melakukannya 16 tahun lalu.
"16 years before u even have the stupid idea... I did this. Ente kadang-kadang ente! Ah," pungkasnya.