Fresh.suara.com - Psikolog forensik Reza Indragiri mengaku sangsi bahwa Putri Candrawathi akan mampu menggiring opini publik lewat pernyataan-pernyataan soal adanya dugaan pelecehan seksual dari Komnas HAM dan Komnas Perempuan.
“Jangan-jangan PC ini ingin mendapatkan sebuah manfaat hukum dari pernyataan Komnas HAM dan Komnas Perempuan, namun berdasarkan empat hal yang saya sampaikan berusan, saya sangsi, masyarakat akan bisa tergiring opininya, dan majelis hakim bisa teryakinkan, untuk kemudian memberikan keringanan hukuman kepada PC,” ujar Reza di talk show Apa Kabar Indonesia Malam di YouTube tvOne, Minggu (4/9/2022).
Pasalnya, sebelumnya Reza sudah mengungkapkan sejumlah hal yang bisa mematahkan upaya tersebut. Salah satunya adalah anggapan bahwa PC sudah terlanjur dicap pendusta oleh publik. Padahal seharusnya, sebagai korban, PC mempertahankan kredibilitasnya sebagai korban.
“Profil PC ini justru lekat di pikiran publik sebagai pendusta, bukan hanya penegak hukum yang ingin mempertahankan kredibilitasnya, korban pun punya kepentingan ingin mempertahankan kredibilitasnya, bahwa saya korban, saya layak dipercaya sebagai korban, tapi perkataan beliau dari waktu ke waktu justru meruntuhkan kredibilitasnya sebagai seorang korban,” ujar Reza.
Sehingga, menurut Reza, bukannya bersimpati kepada PC, masyarakat justru menilainya sebagai pembohong.
“Alih-alih masyarakat jatuh simpati kepada orang yang mengklaim dirinya sebagai korban, tapi justru masyarakat lebih mengecam dia sebagai sosok pendusta,” lanjut Reza.