Fresh.suara.com - Denise Chariesta baru-baru ini menyinggung nama Ayu Dewi dan Regi Datau. Pasalnya, ia secara blak-blakan mengundang Ayu dan Regi ke podcastnya untuk klarifikasi terkait isu perselingkuhannya.
Dalam akun Instagram miliknya, Denise pun diminta waspada jika berurusan dengan Ayu Dewi dan Regi Datau.
Hal tersebut pada saat Denise melakukan sesi tanya jawab di Insta story @denisechariesta91 yang diunggah pada Jumat (25/11/2022).
Adapun netizen yang menyuruhnya untuk berhati-hati jika berhadapan dengan Ayu Dewi dan Regi Datau. “Hati2 berurusan dgn mereka,” tulis netizen.
Bukannya takut, namun pengusaha bunga itu malah menyebut seharusnya pihak Ayu Dewi atau Regi Datau yang seharusnya berhati-hati dengan Denise.
Pasalnya, apa yang dilakukan Denise ini adalah kebenaran. Dia akan selalu mengungkap kebenaran yang ada, dan menegaskan tidak boleh ada yang ikut campur dalam permasalahannya.
“Harusnya mereka yang harus hati-hati sama gue, karena ini kisah hidup gue. Tidak ada yang berhak mencampuri kisah hidup gue, barang siapapun yang ikut masuk, gue ini akan hidup terus dijalan kejujuran,” kata Denise Chariesta dikutip pada Jumat (25/11/2022).
Lebih lanjut, Denise mengatakan jika Mbak Bulan lah orang pertama yang membuat masalah ini semakin melebar. Hal itu karena Mbak Bulan alias Luna Maya sempat menghubungi teman-teman Denise seperti Uya Kuya dan Denny Sumargo untuk tidak mengundangnya di podcast mereka.
“Yang bikin masalah ini adalah inget yang pertama siapa, Bulan yang memulai dengan menelepon temen-temen gue termasuk Uya dan Densu. Gue gak takut karena gue jujur gitu aja, kan masalah sesimpel itu,” tuturnya.
Baca Juga: Pinkan Mambo Puyeng Benih Lelaki Mana yang Bikin Hamil, Gugurkan Janin Jadi Solusi!
Seperti diketahui, Denise Chariesta sempat menjadi bintang tamu di acara podcast Denny Sumargo. Akan tetapi, hingga saat ini podcast tersebut pun tak kunjung tayang.
Menurut Denny Sumargo, isi dari podcast tersebut tidak mendidik sehingga tidak baik untuk dikonsumsi oleh masyarakat umum.
“Isinya cuma bongkar aib aja, tidak ada edukasi apa-apa, gak bagus untuk dikonsumsi masyarakat,” paparnya.