Fresh.suara.com - Tasyi Athasyia, seorang public figure yang baru-baru ini terlibat kontroversi terkait tuduhan makanan bekas yang diberikan kepada mantan karyawannya saat kunjungan ke Dubai, menggelar konferensi pers untuk memberikan penjelasan secara langsung.
Dalam konferensi pers yang dihadiri oleh para awak media, Tasyi Athasyia dengan penuh semangat dan berapi-api memaparkan versi peristiwa yang terjadi.
Tuduhan makanan bekas yang dilontarkan oleh mantan karyawannya menjadi sorotan publik dan mengundang kecaman serta perhatian luas.
Namun, dalam konferensi pers tersebut, Tasyi Athasyia membantah keras tuduhan tersebut dan berusaha menjelaskan fakta sebenarnya.
Dengan suara yang tegas, Tasyi Athasyia menguraikan kronologi kejadian dan memberikan gambaran tentang perlakuan yang diberikan kepada para karyawannya saat kunjungan ke Dubai.
Salah satu poin yang ia tegaskan adalah pembagian satu ekor kambing guling yang ia beli di Dubai.
Tasyi Athasyia menjelaskan bahwa ia membagi kambing guling tersebut menjadi beberapa bagian.
Sebagian untuk dirinya dan suaminya, sebagian lagi untuk anaknya, dan setengah kambing guling lainnya diberikan kepada karyawan yang ikut dalam perjalanan tersebut.
“Saya pesan kambing guling satu ekor, dengerin saya nih mas, saya sama suami makan duluan, saya ambil seperempat, seperempat lagi saya Kasih anak saya, masih ada setengah kambing guling utuh, saya Kasih ke karyawan saya, itu namanya makanan bekas?" kata Tasyi yang didampingi suaminya.
Ia juga mencontohkan hal lain, yakni ketika ia membeli makaron.
"Saya beli makaron ladure, satu boks itu 12, tuh karyawan yang ikut ke Dubai sebagai pemegang keuangan tim, pernah saya Kasih makanan bekas?" tanya Tasyi.
Hal ini menegaskan bahwa makanan yang diberikan bukanlah makanan bekas, seperti yang dituduhkan oleh mantan karyawannya.
Baca Juga: Suami Hanum Mega Bak Disambar Geledek saat Tama Tazia Selingkuhannya Bilang Begini