SuaraGarut.id - Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengaku pasrah saat dirinya dimaki dan diteriaki "jalan butut" oleh warganya sendiri.
Helmi Budiman mengaku tidak bisa berbuat banyak lantaran lantaran terkait jalan rusak merupakan kewenangan Pemprov Jabar.
Seperti diketahui, jalan rusak di sepanjang jalan Bandung-Garut benar-benar mengkhawatirkan.
Jika dilihat saat musim hujan, kondisi jalan tersebut seperti sungai dengan lubang yang begitu banyak.
Dengan kondisi tersebut, diakui membuat bupati dan wakilnya jadi sasaran kemarahan warga.
Apalagi Garut sebagai destinasi wisata, dikhawatirkan akan berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan.
Akibat jalan rusak tersebut, Helmi Budiman curhat setiap hari jadi sasaran kemarahan warga.
Mayoritas warga benar-benar mengeluhkan soal jalan yang rusak parah tak kunjung diperbaiki.
"Tiap hari (dimarahi warga akibat jalan rusak). Kemarin saat ke Cihurip di Cikajang lewat pasar, jalan macet. Terdengar warga teriak-teriak minta betulin jalan," kata Helmi di Kantor Bappeda Garut, Rabu (8/3/2023).
Baca Juga: Termasuk Garut, Sebanyak 71 Ruas Jalan Segera Diperbaiki Oleh Pemprov Jabar
Dengan kondisi itu, Helmi Budiman hanya bisa pasrah dimarahi warga. Jalan rusak yang dikeluhkan warga kata dia adalah ruas jalan provinsi.
Sehingga, lanjut Helmi Budiman pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk perawatannya.
"Pasrah saja (diteriaki warga). Mau gimana lagi, bupati sudah minta maaf ke masyarakat, saya sudah hubungi UPT PUPR Jabar. Katanya akan segera diperbaiki," ucap Helmi. (*)