SuaraGarut.id - Ledakan dari Kilang Pertamina Refineri Unit (RU) II Dumai yang berlokasi di Jalan Puteri Tujuh, Kecamatan Dumai Timur kemarin mengakibatkan 9 pekerja Pertamina mengalami luka-luka.
Juru Bicara Pertamina RU II Dumai, Agustiawan mengatakan, ada beberapa korban yang terluka akibat terkena pecahan kaca di shelter operator.
Mereka sudah dibawa ke RS Pertamina Dumai untuk menerima perawatan dan sudah dalam kondisi stabil.
Agus Setiawan menjelaskan bahwa ledakan berasal dari area HCC (Hydro Cracker Complex).
Setelah ledakan, kebakaran muncul dikarenakan kompresor gas yang bocor.
Bunyi dari ledakan tersebut terdengar hingga radius 25 kilometer dan mengakibatkan beberapa kaca rumah warga pecah dan plafon masjid berjatuhan.
Untuk sementara operasional kilang di area yang terkena dampak diberhentikan sementara untuk memastikan keamanan lokasi.
Pertamina menjamin pasokan BBM tidak akan terganggu, karena unit lain di Kilang Pertamina Dumai beroperasi secara normal.
Dilansir dari situs Pertamina, Kilang Pertamina RU II Dumai sudah beroperasi sejak 1971.
Kilang ini memberikan sumbangan yang nyata untuk kemajuan daerah khususnya Kota Dumai. (*)
Editor: Mustika Ati
Baca Juga: Babak Baru Upaya Kudeta Partai Demokrat: Kubu Moeldoko Ajukan PK, AHY Siap Melawan