SUARA GARUT - Kabar yang dinanti-nanti oleh Ribuan guru honorer di Kabupaten Garut akhirnya terwujud, sejak 18 April 2023, 3,318 tenaga non ASN akan berubah status.
Hal tersebut seperti disampaikan Panselda Garut, tentang pengumuman kelulusan pasca sanggah seleksi kompetensi pengadaan PPPK untuk jabatan fungsional tenaga guru tahun 2022.
Dalam surat yang diterbitkan panselda nomor 813/12/panselda/2023, tanggal 18 April 2023, 3,318 guru honorer mulai melakukan pemberkasan DRH.
Kini, saat berita ini diturunkan, Selasa, (2/05/2023) waktu pengisian DRH tersisa tinggal dua hari kedepan.
Panselda menyebutkan, penempatan pelamar berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan teknologi (Kemendikbudristek).
Dalam hal terdapat ketidak sesuaian pada hasil seleksi kompetensi PPPK guru tersebut, dimohon dapat berkordinasi dengan Kemendikbudristek.
Sementara itu, beredar kabar terkait rencana pelantikan ASN PPPK Guru oleh Bupati Garut pekan depan, dibenarkan Waketum Fagar Ma'mol Arif.
Ma'mol mengaku bersyukur pemda Garut bekerja cepat, sehingga jika wacana itu benar, pihaknya mengaku senang.
Sebabnya, kata pimpinan Yayasan Nurulamin Lewi Goong Garut itu, Pemda Garut menargetkan PPPK guru formasi 2022 akan mulai menerima gaji perdana Juni mendatang.
Baca Juga: Ngamuk! Nikita Mirzani Sebut Antonio Dedola Transgender sampai Bocorkan Foto Rumah Ortu Suami
"Kita mengapresiasi dan bertrimakasih pada Panselda, dan Bupati Garut atas semua yang telah dilakukan untuk guru honorer Garut," ujarnya.
Meski Begitu, Dia meminta semua CPPPK agar segera menyelesaikan DRH yang tersisa dua hari lagi.
Hingga berita ini diturunkan, progres pengisian DRH di sscasn.bkn.go.id menurutnya baru mencapai 70 persen.(*)