SUARA GARUT - Peringatan hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Garut diperingati dengan gegap gempita. Berbagai acara ceremonila dilakukan dalam berbagai kesempatan.
Namun Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Garut, Ade Manadin mengingatkan para guru agar tidak sekadar mengajarkan ilmu dan angka-angka kepada siswa. Tapi harus dengan hati.
"Ingat teman-teman guru semua, bahwa saudara mengajar bukan hanya memberikan ilmu saja, bukan memberikan angka-angka saja, sebab kalau kita hanya mengajar angka-angka saja maka kita akan kehilangan makna dan nilai," katanya ditemui di Pendopo Garut, Selasa (2/5/2023).
"Maka untuk itu mengajar dari hati adalah salah satunya," imbuhnya.
Menurut Kadisdik, di tangan guru yang hebat makan akan terlahir anak-anak yang hebat pula.
"Kegiatan ini bentuk dari kemartabatan guru dalam _platform_ Merdeka Mengajar, di mana hanya di tangan guru hebat maka akan melahirkan anak-anak yang kuat dan hebat," ujarnya.
Ade memaparkan, Kabupaten Garut memiliki 388 guru penggerak yang didampingi oleh 180 sekolah penggerak.
Kadisdik mengungkapkan, bahwa hal ini merupakan cikal bakal bagaimana Kabupaten Garut mengawal pendidikan karakter sebagaimana yang diamanatkan oleh Ki Hajar Dewantoro.
"Dimana guru tidak lagi mengejar angka-angka dari sisi kecerdasan," pungkasnya.(*)