Tragedi Paling Mengerikan di Leles Garut, Sekolah Dibakar Hingga Banyak Warga yang Tewas

Suara Garut

Kamis, 04 Mei 2023 | 12:25 WIB
Tragedi Paling Mengerikan di Leles Garut, Sekolah Dibakar Hingga Banyak Warga yang Tewas
Surat kabar di Belanda mencatat peristiwa paling mengerikan di Kecamatan Leles, Garut. Banyak sekolah yang dibakar dan warga yang tewas.(Foto: Youtube Agus Kusdinar)

SUARA GARUT - Sejarah kelam di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat pernah diserang secara mengerikan oleh sekelompok orang.

Beberapa bangunan termasuk sekolah dibakar pada waktu. Mulai dari SD 1 Leles sampai Jangkurang yang dulu namanya sekolah rakyat SR.

Siapa yang menyerang dan bagaimana cara serangannya simak tulisannya sampai selesai.

Dilansir garut.suara.com dari kanal youtube Agus Kusdinar, Kamis (4/5/2023), Kecamatan Leles merupakan lintasan utama ke Kabupaten Garut dari arah Bandung Jawa Barat.

Jarang ada yang tau jika di daerah ini pernah ada peristiwa sejarah memilukan diserang secara membabibuta pada tanggal 12 dan 17 Agustus 1950.

Peristiwa tersebut terjadi setelah peringatan kemerdekaan Indonesia tahun kelima.

Peristiwa penyerangan tersebut dokumentasinya ada Koninklijke Bibliotheek Belanda ditulis di suratkabar AID de Preangerbode. Surat kabar tersebut diterbitkan pada 19 Agustus 1950.

Sabtu malam 12 Agustus ketika itu kawasan Leles diserang kelompok bersenjata. Dikabarkan sebanyak 10 orang tewas, banyak rumah yang dibakar dan jembatan diledakkan.

Kelompok penyerang jumlahnya banyak bukan hanya satu kelompok diberitakan pula Kamis 17 Agustus 1945 malam setelah perayaan kemerdekaan serangan terberat dilakukan di pusat perkotaan.

baca juga

Paling berat terjadi di Kampung Salamnunggal dan Kampung Kandang. Ada 10 warga tewas dan enam diantaranya dibunuh secara brutal.

Diantara enam korban ini adalah Asisten Wedana Leles dan seorang Pedagang China selain itu sebanyak lima sekolah rakyat terpaksa ditutup.

Sekitar 80 rumah dibakar oleh para penyerang juga pada hari Kamis 17 Agustus 1945 malam.

Banyak serangan terhadap penduduk di Priangan termasuk di Garut pada masa-masa itu sampai perbedaan persepsi dari sejumlah masyarakat.

Muncul istilah gerombolan yang banyak dikesankan sebagai pihak Darul Islam yang kemudian dikenal dengan Darul Islam atau tentara Islam Indonesia.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FPPG Berikan 5 Catatan Penting untuk Kinerja Disdik Garut, Salahsatunya Banyak Ditemukan PKBM Fiktif

FPPG Berikan 5 Catatan Penting untuk Kinerja Disdik Garut, Salahsatunya Banyak Ditemukan PKBM Fiktif

Garut | Kamis, 04 Mei 2023 | 08:12 WIB

Perum Bulog Kembali Salurkan Bansos Beras 10 Kg di Desa Padamukti Garut

Perum Bulog Kembali Salurkan Bansos Beras 10 Kg di Desa Padamukti Garut

Garut | Rabu, 03 Mei 2023 | 16:44 WIB

Keluarga Korban Bacakan Surat Terbuka untuk Jokowi saat Mengenang Tragedi Simpang KKA

Keluarga Korban Bacakan Surat Terbuka untuk Jokowi saat Mengenang Tragedi Simpang KKA

Foto | Rabu, 03 Mei 2023 | 16:02 WIB

Terkini

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:14 WIB

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:13 WIB

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat

7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Berapa Harga Air Purifier Mini? Cek 4 Pilihan Ratusan Ribu yang Layak Dicoba

Berapa Harga Air Purifier Mini? Cek 4 Pilihan Ratusan Ribu yang Layak Dicoba

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB