SUARA GARUT - Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, mendapat sanjungan ribuan guru honorer Tasikmlaya.
Sanjungan tersebut sebenarnya tidak terlalu berlebihan, pasalnya Bupati Ade Sugianto memang pantas mendapat apresiasi tersebut.
Setidaknya menurut Ketum Forum Honorer Guru dan Tenaga Kependidikan (FHGTK non Kategori) Tete Suherman, Bupati Ade menunjukan keberpihakanya pada honorer selama ini.
Perjalanan dan penantian panjang para honorer itu, dibalas Bupati Ade dengan penuh hati dan kasih sayang tulus.
Ditengah gencarnya wacana penghapusan tenaga honorer sebelum 28 November 2023, Buapti Ade Sugianto justru ingin menyelamatkan tenaga honorer.
Kebijakan yang diambil orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya itu, setidaknya membuat tenaga honorer khususnya guru, nakes, dan tenaga teknis bergembira.
Tahun ini kata Tete Suherman, formasi untuk guru honorer melimpah.
"Adanya formasi 2023 yang melimpah, Bapak Bupati Ade Sugianto layak menyandang gelar tangan tuhan bagi honorer Kab Tasikmalaya," kata Tete saat dikonfirmasi garut.suara.com pada, Kamis, (4/05/2023).
Semoga beliau senantiasa dilindungi dan diberkahi Allah SWT.
Baca Juga: Kumpulkan Ketum Parpol di Istana, Jokowi Bantah Ikut Campur Urusan 2024
Karena tangan kekuasaan beliaulah, kata Tete, kami bisa menjadi ASN yang dirindukan selama ini.
Selain itu, sambung Tete pihaknya menhaturkan trimakasih kepada Kepala BKPSDM H.Iing, tanpa lelah memperjuangkan mereka sesuai regulasi.
"Selama ini beliau memfasilitasi kami dengan sangat terbuka untuk honorer," kata Tete usai mengikuti rapat kordinasi bersama Pemkab di aula BKPSDM Jl.SL Tobing Kota Tasikmalaya.
Sementara itu, terkhusus Kepala Dsidikbud Dadan Wardana, S.IP, tidak lupa mereka mengucapkan trimakasihnya.
Perjuangan Disidikbud selama ini mulai menerbitkan surat penugasan honorer hingga pengajuan formasi 2023, Imbuhnya.
"Kami semua mencintai mereka, bagi kami mereka sejatinya adalah pahlawan untuk honorer," ujarnya.
Bupati Ade kata Tete, berpesan melalui Kepala BKPSDM, agar seluruh honorer dapat memanfatkan peluang formasi 2023, jangan sampai peluang besar itu diisi dari luar kabupaten. (*)