Selain itu, pihaknya meminta adanya optimalisasi perengkingan serta penyesuaiaan PG.
"Sudah kami kirimkan surat ke Bupati Beltim, semoaga beliau menerimanya, dan mau menerima aspirasi kmai," kata Andika.
Pasalnya kata dia, sebagian besar mereka adalah tenaga honorer di lingkungan Belitung Timur.
Andika memaparkan peserta seleksi yang tidak memenuhi PG, bukan karena tidak belajar, melainkan kisi-kisi dari Menoan jauh berbeda, dengan soal yang muncul.
Padahal pengabdian mereka sudah cukup lama, bahkan ada yang mencapai diatas 10 tahun. (*)